<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121150">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH PADA RIWAYAT KEHAMILAN BERISIKO DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azalia Rizqa Shabira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan indikator penting terkait kerentanan terhadap risiko penyakit dan kelangsungan hidup anak yang dihubungkan dengan  mortalitas dan morbiditas janin dan neonatus. BBLR merupakan salah satu penyebab tertinggi kematian neotanal. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR salah satunya faktor maternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kejadian berat badan lahir rendah pada riwayat kehamilan berisiko di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian dilakukan di tiga puskesmas yang berada di wilayah kerja Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan proporsionate sampling. Pengambilan data dilakukan dengan mengisi lembar observasional. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi squre. Hasil penelitian pada 75 ibu menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu diabetes (p-value=0,014; 95%CI=1,33 – 93,3), Anemia (p-value=0,002; 95%CI=2,05 – 19,95), kekurangan energi kronik (p-value=0,007; 95%CI=1,71 – 25,55). Faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu hipertensi (p-value=0,786; 95%CI=0,39 – 5,99) dan penambahan berat badan ibu selama kehamilan (p-value=0,078; 95%CI=1,00 – 6,98). Disimpulkan bahwa, terdapat hubungan antara diabetes, anemia, dan KEK dengan BBLR. Diharapkan kepada ibu untuk rutin melakukan ANC untuk menilai dan mengatasi faktor risiko sehingga dapat mencegah BBLR.&#13;
Kata kunci : Anemia Kehamilan, BBLR, Diabetes Gestasional, Kehamilan Resiko Tinggi, Kekurangan Energi Kronik, Hipertensi Dalam Kehamilan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121150</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 11:06:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 12:02:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>