<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121143">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI TIPE RANGKA TERHADAP LENDUTAN JEMBATAN RANGKA BAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munirul Hady</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan  beban  dan  volume  lalu  lintas  sangat  berpengaruh  pada  peningkatan tegangan elemen rangka batang jembatan dan bertambah besarnya lendutan yang teriadi,  sehingga  akan  membuat  tingkat  keamanan  dan   kenyamanan  jembatan menurunn.   Perencanaan  jembatan  ringka  baja  ini   berbentuk-penelitian  dengan&#13;
memvariasikan tipe rangka yaitu  :  Rangka Baja  Transfield dari  Australia (RBA), Rangka baja Hollandia Klos dari Belanda (RBB) Rangka Baja Callender Hamilton dari Inggris (RBU).  Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh  variasi tipe rangga terhadap lendutan jembatan, sehingga didapat bentuk tipe rangka yang paling aman dan nyaman dalam  melayani  beban lalu  lintas  yang berubah-ubah dengan kecapatan  yang  bervariasi.  Ruang  linkup  pembahasan  difokuskan pada  struktur bangunan atas   (super Structur)).  Jembatan tersebut dianalisis dengan model dua dinemsi.  Hal   ini  dikarenakan  struktur jembatan  yang  simetis  arah  memanjang.   Panjang bentang jembatan yang dianalisis adalah 40  m, 50 m dan 60 m serta tinggi 5,1  m dengan jarak antara gelagar melintang adalah 5 meter.  Untuk penambahan beban  diambil kecepatan kendaraan lalu lintas 40 km/jam, 60 km/jam, 80 km/|am.  dan  100 km/jam ini berdasarkan kecapatan maksimum menurut fiungsi jalan dan kelas jalan. berdasarkan hasil analisis, jembatan Rangka Baja Hollandia Klos dari Belanda (RBB) memiliki berat rangka utama yaitu untuk bentang 40 meter + 19,902 ton, 50 meter = 31,107 ton dan 60 meter =  52,406 ton. Lendutan maksimum terkecil jembatan tipe RBB dari Belanda untuk bentang 40 meter = 0,13,9 meter,  bentang  50 meter = 0,202 meter dan bentang 60 meter = 0,304 meter.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 09:51:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 09:51:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>