<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121134">
 <titleInfo>
  <title>KESIAPAN MAHASISWA KEPERAWATAN KOTA BANDA ACEH DALAM MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA FRAKTUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safina Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kejadian fraktur di Indonesia masih sangat tinggi khususnya di Aceh. Hal yang&#13;
dapat dilakukan saat terjadi fraktur yaitu memberikan pertolongan pertama dengan&#13;
cepat dan segera oleh karena itu kesiapan seseorang dalam melakukan&#13;
pertolongan pertama dengan tepat sangat penting agar tidak terjadi cedera yang&#13;
lebih parah atau bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
kesiapan mahasiswa keperawatan Kota Banda Aceh dalam melakukan&#13;
pertolongan pertama pada fraktur. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan&#13;
pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa keperawatan Kota&#13;
Banda Aceh yang telah melewati dan dinyatakan lulus mata kuliah keperawatan&#13;
gawat darurat, dengan sampel berjumlah 163 orang yang dipilih menggunakan&#13;
teknik total sampling. Pengolahan data menggunakan analisis univariat. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 161 responden (98,8%) dikatakan siap&#13;
untuk melakukan pertolongan pertama pada fraktur, dan 2 responden lainnya&#13;
(1,2%) dikatakan cukup siap untuk melakukan pertolongan pertama pada fraktur.&#13;
Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden dalam penelitian ini&#13;
menyatakan kesiapan yang tinggi untuk melakukan pertolongan pertama pada&#13;
fraktur jika dilihat dari ranah kognitif dan afektifnya. Diharapkan bagi peneliti&#13;
selanjutnya dapat meneliti lebih mendalam mengenai kesiapan yang dilihat dari&#13;
ranah psikomotoriknya atau mengobservasi secara langsung bagaimana kesiapan&#13;
responden ketika melihat korban fraktur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121134</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-13 15:27:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 08:13:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>