TINJAUAN EUTANASIA BERDASARKAN ASPEK BIOETIK KEDOKTERAN, SYARIAT ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN EUTANASIA BERDASARKAN ASPEK BIOETIK KEDOKTERAN, SYARIAT ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM)


Pengarang

Ismi Laila Wisudana Batish - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101050068

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kasus eutanasia masin menjadi hal tabu yang belum pantas diangkat keberadaannya sebagai kousumsi publik dikaremkan masih sangat bertentangan dengan bioetik kedokteran, syariat Islam dan HAM. 0leh karena itu. penulis
melakukan kajian mendalam yang bertujuan untuk mengetahui tinjauan eutanasia dari aspek bioetik kedokteran, syariat lslam dan HAM, mengingat eutausia bisa saja terjadi di mana saja dan kapan saja dikarenakan kemajuan era globalisasi yang semakin pesat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bersifat fenomenologis, dengan penggunaan metode wawancara mendalam dan Facus Group Discussion (FGD) yang dilakukan secara purposive. Partisipan dalam wawancara mendalam adalah para ahli dari bioetik kedoktem syariat Islam dan HAM di Banda Aceh, sedangkan partisipan FGD adalah mahasiswa dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Hukum Universitas syiah Kuala Banda Aceh serta mahasiswa Fakultas Syariah lnstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh partisipan menolak adanya eutanasia aktif karena tergolong kepada pembunuhan yang disengqja. Hasil untuk eutanasia pasif didapatkan bahwa sebagian besar partisipan ahli bioetik kedokteran dan seluruh partisipan agamawan membolehkan adanya eutanasia pasif dengan persyaratan bahwa pasien telah mengalami kematian batang otak, progresivitas penyakit pasien yang semakin memburuk dan tidak ada lagi tindakan medis apapun yang dapat membantu kesembuhan pasien. Tetapi,sebagian kecil partisipan ahli bioetik kedokteran dan seluruh ahli HAM tidak membolehkan adanya eutanasia pasif dengan alasan apapun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa eutanasia aktif tidak boleh untuk dilakukan, sedangkan eutanasia pasif boleh dilakukan dengan adanya persyaratan khusus dan harus dilakukan hajian yang lebih mendalam sesuai dengan kasus yang teriadi.

Kate kunci: eutanasia. bioetik kedokteran. syariat Islam. HAM

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK