<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121102">
 <titleInfo>
  <title>INTEGRASI LIQUID CHAMBER PADA ROTARY BENDING FATIGUE TESTING MACHINE UNTUK PENGUJIAN KOROSI LELAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulkarnaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berdasarkan pengamatan, 60 - 80% kegagalan pada bagian permesinan dan struktur disebabkan karena mengalami  beban/tegangan  berulang dalam  waktu  tertentu.  Fenomena  ini  dikenal  sebagai  lelah (fatigue).  Namun, dewasa ini  aplikasi  bagian - bagian mesin dan struktur dalam lingkungan  korosif dapat  menurunkan  lelah   hingga  mencapai  10  -   50%    umur  lelah  bagian  tersebut.   Serta   dapat menyebabkan batas   lelah  menjadi  tidak  jelas  (hilang),  hal  ini  tenjadi   penting untuk  dipelajari. Laboratorium Rekayasa Material  Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala memiliki mesin uji  lelah Rotary   Bending),   namun  tidak  dilengkapi   rangkaian  untuk   pengkondisian   lingkungan   korosif. Penelitian   ini  bertujuan  untuk  merancang  rangak dan  liquid chamber  agar  dapat  diintegrasikan  pada mesin uji  lelah  sehingga  dapat digunakan  untuk  pengujian  korosi  lelah.  Rangkaian liquid chamber  ini dibuat berdasarkan  standar ASTM F  1801-7 serta untuk spesimen pengujian  hasil integrasi liquid chamber digunakan baja AIS1 304 yang dibentuk  berdasarkan  standar ASTM E 466-96.  Pembuatan liquid  chamber  menggunakan bahan jenis pipa PVC dengan tipe Reducing Socket  2&quot;  x   1&quot;, dibentuk sesuai dengan keadaan mesin  uji  lelah  dan  untuk windows menggunkan bahan PET (polyethylene  terephthalate).  Untuk sirkulasi  rangkaian liquid chamber digunakan selang bening yang dikoneksikan langsung  antara   chamber  dengan  reservoir.  Dalam  reservoir  ditempatkan  pompa  benam  yang bertujuan  untuk  menginjek  laju  aliran   larutan  korosif kedalam chamber.  Saat  mencapai  kapasitas chamber   penuh  maka  larutan  tersebut  keluar  melalui   saluran  keluaran  dan  menuju  kembali  ke reservoir, dengan  laju aliran 400 mL/menit. Didalam reservoir juga ditempatkan  pompa udara dan pengaduk yang bertujuan  untuk menstabilkan  dan menghindari  terjadinya  endapan  NaCl. Sebelum pengujian korosi lelah dilakukan terlebih dahulu, dilakukan pengujian lelah pada kondisi udara Laboratorium.  Dari  hasil  penelitian  menunjukkan  data  kurva  S-N  batas  lelah  baja  AIS1  304  di lingkungan  udara   Laboratorium pada  tegangan 323,34  Mpa dan pada air laut  buatan (3,5 % NaCl) menurun hingga tegangan 277,15 Mpa. &#13;
&#13;
Kata kunci  :  Integrasi Liquid Chamber,  AIS1 304, Kurva S-N, 3,5% NaCl.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121102</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-08 16:00:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-08 16:00:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>