<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121084">
 <titleInfo>
  <title>POTENSIAL KOROSI BAJA TULANGAN PADA BETON TINSAL BERTULANG (REINFORCED FOAMED CONCRETE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Zaki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai potensial korosi tulangan pada beton busa nomal  dan beton nomal pada katagori  keadaan awal  (initial stage). Benda uji yang digunakan untuk uji potensial korosi adalah balok ukuran&#13;
10 cm x  10 cm x  50 cm dan untuk uji kuat tekan adalah silinder berdiameter  15 cm dan tinggi  30  cm.  Untuk mendapatkan  mutu beton yang  sama,  Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan adalah 0,4 untuk beton busa nomal dan 0,55 untuk beton  normal.  Variabel  utana pada penelitian ini  meliputi  tebal  selimut beton, yaitu 3 cm den 6 cm, serta variasi perlakuan  perawatan, yaitu direndan di air laut dan  dibiarkan  pada  kondisi  kering.  Hasil  penelitian  kuat  tekan  menunjukkan bahwa mutu beton busa masuk dalam kelas yang direncanakan yaitu kelas beton  ringan struktural (structural ligghtweight concretes).  Pada umur 28 hari, kuat tekan beton busa normal dan beton adalah masing-masing 259,337 kg/cm2 dan 281,062 kg/cm2. Masih belum dijumpai nilai poteusial korosi dengan perbedaan yang signifikan antara selimut beton 3  dan  6 cm di  setiap perlakuan selama 25 minggu  penelitian  berlangsung,  baik  pada  baton  busa  nomal  maupun  beton nomal. Hal ini mungkin disebabkan karena umur pemantauan pada beton masih dalam  katagori   initilal  Stage,  sehingga  perbedaan  tebal  selimut  beton  belum memberikan pengaruh terhadap perbedaan nilai potensial korosi. Nilai potensial korosi  tulangan  pada  beton  busa  normal  memperlihatkan  bahwa  resiko  korosi berada pada level rendah pada kondisi  kering dan level tinggi untuk rendanan air laut.  Untuk  nilai  poteusial  korosi  tulangan pada bcton normal  memperlihatkan bahwa  resiko  korosi  bernda  pada  level  rendah  pada  kondisi  kering  dan  level sangat tingri untuk rendaman air laut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121084</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-08 11:46:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-08 11:46:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>