KOLEKTOR PENUKAR PANAS DENGAN PENGARUH LALUAN PANAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOLEKTOR PENUKAR PANAS DENGAN PENGARUH LALUAN PANAS


Pengarang

M Iqbal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041211137

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Permodelan bentuk saluran pada peralatan thermal yang bekerja sebagai penukar panas dari tahun ketahan terus mengalani perubahan Saluran yang berfungsi sebagai saluran fluida dengan bermacam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan Aliran dalam belokan sangat komplek yang disebabkan oleh perubahan arah dan kecepatan pada daerah belokan sehingga meningkatkan pula koefisien perpindahan panas konveksi didaerah tersebut. Konveksi ditinjau dari aliran fluida dapat dibagi menjadi dua,yaitu konveksi alamiah (Free Convection) dan koneksi paksa (Forced Convection ). Perpindahan panas koneksi alamiah dan paksa pada dasarnya adalah sama, yang membedakan kedua fenomena di atas adalah insentitas gerakan fluidanya sehingga nilai koefisien perpindahan panas koneksi paksa lebih besar dibandingkan secara alamiah. Walaupun insentitas gerakan fluida pada korrveksi bebas sangat kecil, banyak peralatan thermal yang sistem kerjanya menggunakan prinsip konveksi bebas, misalnya pendinginan peralatan elektronik. kolektor dan sistem pendinginan ruangan. Dalam penelitian ini penulis mengkaji pergerakan fluida didalam saluran empat persegi dengan cara mengukur distribusi temperatur belokan, sehingga dapat diketahui karakteristik pergerakan fluida dan posisi saluran yang akhirnya dapat memperoleh hasil temperatur yang optimal. sehingga dapat diketahui irnformasi tentang kemampuan udara menyerap panas di dalam kolektor tersebut. Umumnya pergerakan fluida pada peralatan thermal tersebut sangat dipengaruhi oleh sudut yang dibentuk dari permukaan horizontal dan pergerakan aliran fluidanya dapat diprediksi dengan bilangqn Rayleigh (Ra).Setelah melakukan penelitian dan dikaji maka di peroleh Distribusi temperatur tertinggi dapat dicapai adalah tipe kolektor berbelokan tajam dengan sudut bafel 105o yang temperatur maksimumnya 83oC pada waktu pukul 12.30 Wib. Tipe solar kolektor berbelokan tajam dengan sudut bofel 90o merupakan distribusi temperatur ke 2 tertinggi yang mampu dicapai yaitu 81oC.Tipe kolektor tanpa hambatan merupakan distribusi terendah yang bisa dicapai yaitu sekitar 65oC.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK