<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121031">
 <titleInfo>
  <title>THE ANALYSIS OF CASE-BASED LEARNING METHOD IN TEACHING ENGLISH TO NURSING STUDENTS (A QUALITATIVE STUDY AT THE NURSING DEPARTMENT OF SYIAH KUALA UNIVERSITY)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Mutia Cayarani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi yang efektif adalah kompetensi penting dalam keperawatan, menuntut keterampilan bahasa Inggris yang mahir. Studi ini menyelidiki potensi integrasi Pembelajaran Berbasis Kasus (CBL) dalam pendidikan bahasa Inggris untuk meningkatkan komunikasi perawat. Mengakui relevansi kursus Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) dalam keperawatan, penelitian ini mengeksplorasi implementasi CBL sebagai jembatan antara pengetahuan teoritis dan keterampilan komunikasi praktis, penilaian yang digunakan, dan hasil kinerja berbicara siswa. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang berfokus pada satu dosen dan lima belas mahasiswa. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami implementasi CBL dan hasilnya. Temuan awal menunjukkan kesesuaian CBL dengan kerangka yang telah ditetapkan, melibatkan pengenalan, membaca dan analisis, diskusi kelompok, presentasi dan justifikasi, umpan balik, dan refleksi. Penilaian yang digunakan adalah penilaian sejawat, peran bermain, umpan balik dosen, dan ujian akhir. Terutama, studi ini menunjukkan bahwa kinerja berbicara siswa baik yang berada dalam kategori A, AB, dan B, menunjukkan potensinya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa. Studi ini memberikan wawasan tentang metodologi praktis untuk meningkatkan komunikasi perawat dan keterampilan berbahasa Inggris. Dengan mengadopsi Pembelajaran Berbasis Kasus, pendidikan keperawatan dapat membekali para profesional masa depan dengan penguasaan bahasa yang penting untuk interaksi pasien yang berdampak dan perawatan kolaboratif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121031</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-07 11:53:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-07 15:21:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>