Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN WELAS ASIH DIRI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA DEWASA AWAL KORBAN PERCERAIAN ORANG TUA
Pengarang
Farah Nadia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Syarifah Faradina - 198205062015042002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1907101130028
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perceraian orang tua di masa remaja berdampak terhadap proses
perkembangan remaja menuju masa dewasa awal yang memberikan gambaran
terkait kesejahteraan psikologis. Kesejahteraan psikologis merupakan elemen
penting kesehatan mental pada setiap individu. Kesejahteraan psikologis yang
tinggi pada individu dewasa awal akan membantu dalam optimalisasi
perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
welas asih diri dan kesejahteraan psikologis pada dewasa awal korban
perceraian orang tua. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 82 orang dewasa
awal yang orang tuanya bercerai di kota Banda Aceh. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kuantitatif berjenis korelasi. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah non-probability sampling dengan
teknik snowball sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala welas asih diri
dan ryff’s Kesejahteraan psikologis scale. Penelitian menunjukkan hubungan
positif antara skala Welas asih diri dengan ryff’s Kesejahteraan psikologis scale
dengan koefisien relasi (r) = 0,325 dengan nilai signifikansi (p) = 0,03 hal tersebut
menunjukkan skor tinggi pada Welas asih diri akan diikuti pula pada skor
kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat
kesejahteraan psikologis dipengaruhi oleh rasa welas asih kepada diri subjek
setelah melalui perceraian orang tua walaupun dengan hasil yang tidak terlalu
signifikan. Hal ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara welas asih diri
dan kesejahteraan psikologis pada dewasa awal korban perceraian orang tua.
Kata Kunci: Kesejahteraaan Psikologis, Welas Asih Diri, Dewasa Awal korban
Perceraian Orang Tua
Parental divorce during adolescence has an impact on the process of development towards early adulthood which provides an overview of Kesejahteraan psikologis. Kesejahteraan psikologis is an important element of mental health in every individual. High Kesejahteraan psikologis in early adult individuals will help optimize development. This research aims to determine the relationship between self-compassion and Kesejahteraan psikologis in early adulthood victims of parental divorce. The subjects in this study were 82 young adults whose parents were divorced in the city of Banda Aceh. This research uses a correlation type quantitative research method. The data collection method used was nonprobability sampling with a smowball sampling technique. Data was collected online using the self-compassion scale and Ryff's Kesejahteraan psikologis scale. Research shows a positive relationship between the self-compassion scale and Ryff's Kesejahteraan psikologis scale with a relationship coefficient (r) = 0.325 with a significance value (p) = 0.03. This shows that a high score on self-compassion will also be followed by a Kesejahteraan psikologis score. The research results showed that the level of Kesejahteraan psikologis was influenced by the subject's sense of self-compassion after going through their parents' divorce, although the results were not very significant. This explains that there is a relationship between self-compassion and Kesejahteraan psikologis in early adulthood victims of parental divorce. Keywords: Psychological well-being, Self-Compassion, Early Adulthood Victims of Parental Divorce
HUBUNGAN OPTIMISME DAN KESEJAHTERAAN PAIKOLOGIS PADA REMAJA YANG ORANG TUANYA BERCERAI (NURANITA, 2018)
HUBUNGAN PEMAAFAN DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA PENYINTAS PERCERAIAN ORANG TUA (ANNISA, 2025)
MEKANISME PENYESUAIAN DIRI REMAJA KORBAN PERCERAIAN ORANG TUARN(STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA) (WAHDINI, 2014)
HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN NONSUICIDAL SELF-INJURY PADA REMAJA (Annisa Az Zahra, 2023)
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN STRATEGI KOPING PADA REMAJA KORBAN PERCERAIAN (NOERRISA TARTILA, 2019)