<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121025">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN WELAS ASIH DIRI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA DEWASA AWAL KORBAN PERCERAIAN ORANG TUA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Nadia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perceraian orang tua di masa remaja berdampak terhadap proses &#13;
perkembangan remaja menuju masa dewasa awal yang memberikan gambaran &#13;
terkait kesejahteraan psikologis. Kesejahteraan psikologis merupakan elemen &#13;
penting kesehatan mental pada setiap individu. Kesejahteraan psikologis yang &#13;
tinggi pada individu dewasa awal akan membantu dalam optimalisasi &#13;
perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara &#13;
welas asih diri dan kesejahteraan psikologis pada dewasa awal korban &#13;
perceraian orang tua. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 82 orang dewasa &#13;
awal yang orang tuanya bercerai di kota Banda Aceh. Penelitian ini &#13;
menggunakan metode penelitian kuantitatif berjenis korelasi. Metode &#13;
pengumpulan data yang digunakan adalah non-probability sampling dengan &#13;
teknik snowball sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala welas asih diri &#13;
dan ryff’s Kesejahteraan psikologis scale. Penelitian menunjukkan hubungan &#13;
positif antara skala Welas asih diri dengan ryff’s Kesejahteraan psikologis scale&#13;
dengan koefisien relasi (r) = 0,325 dengan nilai signifikansi (p) = 0,03 hal tersebut &#13;
menunjukkan skor tinggi pada Welas asih diri akan diikuti pula pada skor &#13;
kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat&#13;
kesejahteraan psikologis dipengaruhi oleh rasa welas asih kepada diri subjek &#13;
setelah melalui perceraian orang tua walaupun dengan hasil yang tidak terlalu &#13;
signifikan. Hal ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara welas asih diri &#13;
dan kesejahteraan psikologis pada dewasa awal korban perceraian orang tua.&#13;
Kata Kunci: Kesejahteraaan Psikologis, Welas Asih Diri, Dewasa Awal korban &#13;
Perceraian Orang Tua&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-07 10:15:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-07 14:54:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>