TINJAUAN ` PERENCANAAN GEDUNG MAHKAMAH SYAR'IYAH PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM MENGGUNAKAN KONSTRUKSI BETON PRATEGANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN ` PERENCANAAN GEDUNG MAHKAMAH SYAR'IYAH PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM MENGGUNAKAN KONSTRUKSI BETON PRATEGANG


Pengarang

Sri Wahyuni N - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010118

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tinjauan perencanaan Gedung Mahkamah Syar'iyah Provinsi NAD menggunakan konstruksi beton prategang ini dilakukan terhadap struktur atas konstuksi yaitu elemen balok dan kolom, Pada perencanaan ini material yang digunakan adalah beton prategang untuk elemen balok den material beton bertulang untuk elemen kolom dan elemen balok selain beton prategang. Terdapat 6 variasi penempatan portal kaku (A,B,C,D,E,F) yang kemudian dipilih satu variasi alternatif dengan mengacu pada nilai simpangan lateral yang timbul dan berat material konstruksi terkecil. Penempatan portal kaku didasarkan pnda arah sumbu x dan y serta pengekangan pada inti bangunan (core). Dari hasil perhitungan, altematif F yang dipilih dengan nilai simpangan lateral sebesar 20,31 mm dan berat konstniksi sebesar 1706,18 ton. Perencancan ini meninjau simpangan lateral yang timbul dan berat material konstruksi serta momen ultimit yang dibandinghan dengan struktur baja Opn Franc (OF) dan struktur rangka baja menggunakan Stqggared Truss System (STS) yang telah dihitung oleh Fikri (2008) serta struktur beton bertulang dengan Sistem Ganda (SG) kombinasi dinding struktural beton khusus dan SRPMK yang telah dihitung oleh Rizkia (2009). Tinjauan perencanaan altematif F) ini lebih beret dari beret 45,1% dari konstruksi baja OF, lebih berat 8,2% deri STS den lebih berat 22,5% dari konstruksi beton bertulang SG. Momen ultimit yang timbul untuk lantai 11, 111 dan IV lebih besar dari struktur baja OF, STS dan struktur beton bertulang SG, namun untuk lantai atap momen ultimit yang timbul lebih kecil dari struktur baja OF dan struktur beton bertulang SG, dan lebih besar dari struktur rangka baja STS. Simpangan lateral yang timbul lebih besar dari struktur baja OF dan struktur beton bertulang SG tetapi lebih kecil dari struktur rangka baja STS. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan balok beton prategang memerlukan kekakuan yang besar sehingga ukuran penampang portal kaku menjadi besar yang menyebabkan berat konstruksi juga besar.

Kata kunci : Beton Prategang, Portal Kaku, Simpangan Lateral

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK