<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121010">
 <titleInfo>
  <title>UJI KEPOSISIAN  DAN BACKLASH PADA MESIN MILING EMCO F3</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Adhar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketelitian sebuah produksi  sangat tergantung pada  kondisi kerja dari suatu mesin yang menghasilknya. Hasil yang tidak sesuai dengan ketelitian yang diminta seringkali disebabkan oleh pemakaian mesin yang berlebihan dan perawatan  mesin yang  tidak   intensif.   Oleh   karena   itu  riset   untuk   mengembangkan   teknologi kepresisian  terus dilakukan dengan  harapan  dapat  memperkecil faktor-faktor yang mempengaruhi   ketelitian  produk  yang  dihasilkan.  Mesin  perkakas  adalah  suatu mesin yang digunakan untuk mengerjakan benda kerja sesuai dengan kualitas yang diminta.  Keakuratan  merupakan persyaratan   utama  dari  suatu  mesin perlcalcas. Demikian pula  dengan  mesin  miling  dua  axis  EMCO  F3.  Biasanya persyaratan ketelitian mesin perkakas lebih tinggi dibandingkan dari produk yang dihasilkannya. Metoda  penelitian   ini  dilakulcan  pada   keposisian   (positioning),   gerak   lambat (Backlash),  kemampuan  ulang  (repeatibility),  dengan  mengunakan  alat  ukur dail indicator.  Dari hasil penelitian yang  dilakukan didapatkan penyimpanggan,  untuk Backlash  arah sumbu X sebesar  0,05 mm pada jarak  100 cm dan arah sumbu Z sebesar 0,05 mm pada jarak 50 mm.  Keposisian  arah sumbu X  sebesar 0, 04 mm pada jarak 50,200,250 mm dan arah sumbu Z  0,04 mm pada jarak 100,150 mm Kemampuan  Ulang maka diketahui  bahwa kesalahan posisi X sebesar 0,045 mm, pada  pengujian II S2  dan pada  sumbu Z adalah  0.08 mm pada pengujian  II. Kesalahan ini tergantung dari gerakan awal pergerakan dari mesin.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :   Mesin miling Emco F3, Backlash,  keposisian, kemampuan  ulang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121010</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 16:13:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 16:13:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>