<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121001">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PARAMETER KUAT GESER  DENGAN MENGGUNAKAN ALAT DIRECT  SHEAR  TERHADAP TANAH  YANG DICAMPUR BUBUK  GYPSUM (TANAH LEMPUNG  DESA COT SEUNONG  MONTASIK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Keumala Sari Aziz</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini bertujuan  untuk  mengetahui   pengaruh   penambahan   bubuk   gypsum terhadap  parameter  kuat  geser  tanah  lempung  yang  berasal  dari  Desa  Cot  Seunong Kecam atan  Montasik   Kabupaten   Aceh  Besar.   Tanah  tersebut  menurut  klasifikasi AASHTO  tergolong  jenis tanah  berlempung  dengan  simbol  kelompok  A-7-6  (48). Menurut  USCS termasuk  golongan  tanah  berlempung  dengan simbol CH (Clay High Plasticity) dengan  indeks plastisnya  adalah 41,85%. Bubuk Gypsum  berasal  dari PT. Knauf Gypsum  Indonesia.  Penambahan  bubuk gypsum  dilakukan  dengan variasi  5%,&#13;
10%,  dan  15%  dari  berat  kering  tanah.  Pengujian  direct  shear  dilakukan  dengan&#13;
menggunakan   alat Direct Shear  Test (Uji Oeser  Langsung).  Benda  uji  untuk  direct shear dibuat  pada  kondisi  kadar  air  optimum  (OMC)  yang  didapat  pada  pengujian pemadatan.  Jumlah  benda  uji sebanyak  30  sampel  dan  terdiri  dari  90  sub  sampel. Hasil penelitian  memperlihatkan  bahwa  nilai sudut  geser   tertinggi  dicapai  pada campuran  bubuk  gypsum   15%  dengan  waktu  tunggu  4  hari yaitu  sebesar  29,778°. Peningk.tan persentase  yang terjadi pada 0 hari sebesar 69,02%,  waktu tunggu 2 hari sebesar 75,98% dan 4 hari sebesar  76,30%.  Sedangkan  nilai sudut geser terendah&#13;
pada  tanah tanpa  campuran  yaitu  sebesar  16,891 ° tanpa  waktu tunggu.  Peningkatan&#13;
nilai sudut  geser   disebabkan  karena  pengaruh  reaksi  kimia  dari  bubuk  gypsum selama  masa tunggu  yang membuat  gumpalan  tanah  semakin  keras  dan padat.  Nilai&#13;
kohesi (c) tertinggi  dicapai pada tanah dengan campuran  bubuk gypsum  10% dengan&#13;
waktu tunggu 4 hari yaitu sebesar  1,459  kg/cm2.  Peningkatan persentase  yang terjadi pada  0  hari sebesar  90,56%, waktu tunggu  2 hari sebesar  1 07,2% dan 4 hari sebesar&#13;
133,44%.  Sedangkan  nilai  kohesi  (c) terendah    pada  tanah  tanpa  campuran  sebesar&#13;
0,625  kg/cm tanpa  waktu  tunggu.  Dengan  demikian  penambahan   bubuk  gypsum dapat  berpengaruh   terhadap  nilai  parameter  kuat  geser  tanah  ( dan c ) sehingga menyebabkan daya  dukung  tanah menjadi  lebih  baik.  Namun  pada  persentase   15% nilai kohesi (c) menurun  karena rongga-rongga tanah  telah  terisi oleh bubuk gypsum yang  jumlahnya  semakin   banyak  sehingga  ikatan  antar  butirannya  lepas.  Hal ini disebabkan  oleh reaksi dari unsur-unsur  yang terkandung  dalam bubuk gypsum  yang mempengaruhi  struktur  butiran  dari tanah lempung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121001</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 15:27:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 15:27:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>