PENGARUH PENAMBAHAN ABU JERAMI PADI DAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNGRNDESA COT SEUNONG MONTASIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN ABU JERAMI PADI DAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNGRNDESA COT SEUNONG MONTASIK


Pengarang

Etty Herawaty - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010092

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah berfungsi sebagai bahan konstruks i maupun sebagai pondasi pendukung suatu bangunan. Dalam keadaan alamiah tanah mempunyai sifat dan kekuatan yang terbatas sehingga tanah tidak selalu dapat digunakan secara langsung sesuai dengan tujuan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu jerami padi dan kapur terhadap nilai CBR tanah lempung yang berasal dari Desa Cot Seunong Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Taoah tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah lempung deogan simbol kelompok A-7-6 (66). Menurut USCS termasuk golongan tanah lempung dengan indeks plastisitas tinggi dan diberi simbol CH (clay high). Abu jerami padi berasal dari desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng-Banda Aceh, kapur berasal dari toko bangunan di sekitar Kota Banda Aceh. Penambahan abu jerami padi dan kapur dilakukan dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15% dari berat tanah kering dengan komposisi (I00AJP: 0KP), (50AJP: 50KP), dan (25AJP: 75KP). Peogujian CBR (California Bearing Ratio) dilakukan dengan menggunakan alat CBR test Benda uji tersebut dibuat pada kondisi kadar air optimum (OMC) yang didapat pada pengujian pemadatan. Jumlah benda uji 38 sampel, masing-masing 19 sampel pada kondisi tidak terendam dan 19 sampel pada kondisi sampel terendam selama 4 hari dengan mengukur nilai pengembangan. Hasil pengujian ini memperlihatkan bahwa pengujian CBR pada kondisi sampel tidak terendam diperoleh nilai CBR sebesar
13,495% pada tanah asli, kenaikan rata-rata nilai CBR tiap tambahan 1% campuran sebesar 1,519% yang didapat pada komposisi campuran (50AJP: 50KP), sedangkan
pada kondisi sampel terendam diperoleh nilai CBR sebesar 2,36% pada tanah asli kenaikan rata-rata tiap tambahan 1% campuran sebesar 1,728% yang didapat pada komposisi campuran (25AJP: 75KP). Nilai pengembangan pada tanah asli sebesar 18,56%, sedan gkan penurunan tiap 1% campuran rata-rata sebesar 1,213% yang diperoleh pada komposisi campuran (50AJP: 50KP). Deogan demikian penambahan
campuran (abu jerami padi + kapur) berpengaruh terhadap nilai CBR tanah lempung
Cot Seunong, Montasik.










Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK