HUBUNGAN IOTA (INTERNATIONAL OVARIAN TUMOR ANALYSIS) ADNEXA SCORE DAN RMI (RISK OF MALIGNANCY INDEX) III TERHADAP PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI KANKER OVARIUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN IOTA (INTERNATIONAL OVARIAN TUMOR ANALYSIS) ADNEXA SCORE DAN RMI (RISK OF MALIGNANCY INDEX) III TERHADAP PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI KANKER OVARIUM


Pengarang

dr. Shalahuddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Munizar - - - Dosen Pembimbing I
Rusnaidi - 197003202000121002 - Dosen Pembimbing II
Rajuddin - 196012271988031001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1707601030006

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan / PDDIKTI : 11708

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pendahuluan: Kanker ovarium merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada Wanita dengan tingkat mortalitas dan morbiditas tinggi. Ketepatan dan kecepatan diagnosis menjadi salah satu upaya dalam menurunkan angka kesakitan akibat kanker ini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemaknaan diagnostik International Ovarian Tumor Analysis (IOTA) ADNEXA dan Risk Malignancy Index (RMI) III berdasarkan pemeriksaan histopatologi
Metode: Penelitian ini termasuk studi observasional dengan desain kohort prospektif yang dilakukan pada rumah sakit tersier provinsi Aceh, Indonesia. Penilaian terhadap IOTA ADNEX score dan RMI III Score dibandingkan dengan temuan patologi anatomi. Analisis Receive Operating Curve dilakukan untuk menilai titik potong kedua sistem skoring.
Hasil: Sebanyak 96 subjek penelitian terlibat dalam penelitian ini dengan distribusi maligna 49 orang dan benigna 47 orang dengan rerata usia secara berurutan 49,59 tahun dan 39,7 tahun. Skor IOTA ADNEX memiliki sensitivitas (69,4%) dan spesifisitas (80,9%) yang lebih baik dibandingkan RMI III. Titik potong Skor IOTA ADNEX adalah 0,27 (AUC 0,799) dan skor RMI III adalah 240,6 (AUC 0,730)
Kesimpulan: Skor IOTA ADNEX memiliki kemaknaan diagnostik yang lebih tinggi dibandingkan dengan skor RMI III dalam memprediksi kanker ovariaum berdasarkan pemeriksaan histopatologi.

Kata Kunci: Kanker ovarium, IOTA ADNEX, RMI III, kemaknaan diagnostik

Introduction : Ovarian cancer is the most common cancers in woman with highest mortality and morbidity rates. Accurancy and speed of diagnosis is one of the efforts in reducing morbidity due to this cancer. The study aims to assess the diagnostic significance of International Ovarian Tumor Analysis (IOTA) ADNEXA and Risk Malignancy Index (RMII) II9 based on histopathological examination. Methods: This study was an observational study approach with a retrospective cohort design conducted at a tertiary hospital in Aceh province, Indonesia. IOTA ADNEX score and RMI III Score were compared with anatomical pathology findings. Receive Operating Curve analysis was performed to assess the cut-off point of both scoring systems. Results: A total of 96 research subjects were involved in this study with a distribution of 49 malignant and 47 benign with a mean age of 49.59 years and 39.7 years, respectively. IOTA ADNEX score had better sensitivity (69.4%) and specificity (80.9%) than RMI III. The cut-off point of IOTA ADNEX score was 0.27 (AUC 0.799) and RMI III score was 240.6 (AUC 0.730). Conclusion: IOTA ADNEX score has higher diagnostic significance than RMI III score in predicting ovarian cancer based on histopathological examination. Keywords: Ovarian cancer, IOTA ADNEX, RMI III, diagnostic significance

Citation



    SERVICES DESK