<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120915">
 <titleInfo>
  <title>SINERGISASI AGREGAT BUATAN DAN AGREGAT ALAM DALAM CAMPURAN BETON TERHADAP KARAKTERISTIK BETON:</title>
  <subTitle>KUAT TEKAN DAN REGANGAN</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Junaidi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas akhir ini melaparkan pengunaan agregat buatan dalam campuran beton dan pengaruhnya  terhadap  kuat  tekan  beton.   Penggunan  agregat  buatan  ini  dilatar belakangi oleh eksploitasi yang tidak terkontrol  terhadap material  galian C yang mengakibatkan rusaknya lingkungan berapa erosi dan turunnya permukaan sungai yang  bisa  menyebabkan  banjir  serta  mengancam  infrastruktur  di  sekitar  Daerah AIIran Sungai (DAS).  Dari ciri fisik dan bentuknya yang berupa  padatan pejal serta bahan dasarnya yang dapat didaur ulang dan dapat diperbaharui,  maha kelereng dipilih  sebagai   pengganti  kerikil  dalam  campuran  beton.  Metode  yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode subtitusi dan  perbandingan, dengan menggantikan sebagian masukan kerikil dalam beton dengan variasi  0%,10%,40% dan  50% dari berat agregat. Jumlah benda uji dari tiap variasi 3 buah. Benda uji berupa silinder beton  denggn  ukuran  l0x20  on.  Sebelum  benda uji  dibuat  terlebih dahulu  diukur sifit fisis dan  material pembentuk betonnya.  Hal lni diperlukan dalam  menemukan rancangan dan mutu beton (mix design) Jenis pengwiian yang dilakukan berapa uji kuat  tehan dengan  memberikan beban perlahan-lahan  sampai   spesimen mencapai beban puncak (ultimate). Hasil akhir yang didapat  menunjukkan bahwa penggunaan agregat  kelereng  dalam  campuran  beton  dapat  meninghatkan  kuat  tekan  dan memperkecil  regangan  dibandingkan dengan  beton normal  (0%),  serta persentase masuhan agregat kelereng yang baik  sekitar 10% dan 50%. &#13;
Kata kunci  :  Eksploitasi, erosi, kerikil, kelereng, kuat tekan dan regangan, subtitusi,uji kuat tekan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGGREGATES (MATERIALS) - MATERIALS SCIENCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120915</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 13:26:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 14:44:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>