KEHIDUPAN PENGRAJIN KUPIAH MEUKUTOB DI GAMPONG RAWA TUNGKOP KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE (1997-2021) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEHIDUPAN PENGRAJIN KUPIAH MEUKUTOB DI GAMPONG RAWA TUNGKOP KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE (1997-2021)


Pengarang

RAISSA ZUHRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Husaini - 196012311986031032 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Haikal - 198808302017031101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806101020047

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Sejarah., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sejak dahulu pengrajin kupiah meukutob secara turun-temurun telah membuat kerajinan kupiah meukutob secara tradisonal di Kabupaten Pidie. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang “Kehidupan Pengrajin Kupiah Meukutob di Gampong Rawa Tungkop Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie (1997-2021)”. Topik fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui hal apa saja yang membuat kerajinan kupiah meukutob mengalami peningkatan pada periode 1997-2021 dan kendala apa saja yang dihadapi oleh pengrajin sehingga kerajinan kupiah meukutob kurang diminati, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode sejarah. Sumber data yang digunakan berasal dari sumber primer melalui keterangan wawancara dari para informan. Data skunder merujuk pada kajian penelitian dari studi pustaka baik itu dari bahan bacaan media cetak maupun online. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi, studi pustaka, teknik analisis data, verifikasi/kritik sumber, interpretasi/penafsiran, dan historiografi/penulisan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Seiring berjalannya waktu kupiah meukutob banyak mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga mampu mendapatkan perhatian dari publik dan ditetapkannya kupiah meukutob sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2021; 2) Proses pembuatannya masih menggunakan cara tradisional yang setiap pengrajinnya memiliki cerita yang berbeda-beda kehidupannya sebagai pengrajin kupiah meukutob. 3) Kurangnya minat dari kalangan pemudi, proses pengerjaanya yang membutuhkan proses dan waktu yang panjang serta sedikitnya keuntungan yang didapatkan menjadi kendala yang dialami pengrajin kupiah meukutob.

Kata Kunci: Kehidupan Pengrajin, Kupiah Meukutob

For generations, meukutob kupiah craftsmen have been making traditional meukutob kupiah crafts in Pidie Regency. This research aims to examine "The lives of Meukutob Kupiah Craftsmen in Gampong Rawa Tungkop, Indrajaya District, Pidie Regency (1997-2021)". The focus topic of this research is to find out what makes Meukutob kupiah crafts experience an increase in the 1997-2021 period and what obstacles are faced by craftsmen so that Meukutob kupiah crafts are less popular. This research uses a qualitative approach and uses historical methods. The data source used comes from primary sources through interview information from informants. Secondary data refers to research studies from literature studies, both printed and online reading materials. Data collection techniques are carried out by means of interviews, documentation, literature study, data analysis techniques, source verification/criticism, interpretation/interpretation, and historiography/writing. Based on the research, it can be concluded that 1) As time goes by the meukutob kupiah has experienced very rapid development so that it is able to get attention from the public and the meukutob kupiah is designated as an Intangible Cultural Heritage in 2021; 2) The manufacturing process still uses traditional methods where each craftsman has a different story about his life as a kupiah meukutob craftsman. 3) Lack of interest among young women, the process requires a long process and time and the small amount of profit obtained are the obstacles experienced by meukutob kupiah craftsmen. Keywords: The Life of Craftsmen, Kupiah Meukutob

Citation



    SERVICES DESK