<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120899">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERFORMANSI MORFO-AGRONOMIS, DAN KUALITAS HASIL PADI  (ORYZA SATIVA L.) LOKAL SIGUPAI ABDYA GALUR MUTAN M5</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Agroekoteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik terhadap performansi morfo-agronomis, dan kualitas hasil  padi lokal Sigupai ABDYA galur mutan M5. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret 2023 sampai dengan bulan September 2023 di Pusat Penelitian Padi Aceh (PPRA), Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman, Laboratorium Teknologi &amp; Industri Benih, dan Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan petak terbagi (rpt/split plot) dengan tiga ulangan dimana petak utama yaitu dosis pupuk organik yang terdiri dari tiga taraf meliputi 0 ton ha-1 , 5 ton ha-1 , dan 10 ton ha-1 dan anak petak yaitu galur padi yang terdiri dari lima taraf meliputi galur UM-14, UM-69, UM-8, UM-89, dan Varietas Mustajab.Terdapat 15 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 45 unit perlakuan. Parameter pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari performansi morfo-agronomis diantaranya tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur berbunga, umur panen, panjang malai, bobot gabah pertanaman, bobot gabah per plot, persentase gabah bernas, bobot 100 butir gabah, dan potensi hasil. Di samping itu,  dianalisis  juga kadar kualitas hasil  yang terdiri dari kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar abu, kadar karbohidrat, kadar amilosa, kadar pati, dan kadar amilopektin. Hasil penelitian menunjukkan pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen pada padi lokal Sigupai ABDYA galur mutan M5. Pupuk organik berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan produktif. Jumlah anakan terbaik dijumpai pada perlakuan 10 ton ha-1 berbeda nyata dengan perlakuan 0 ton ha-1 namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan 5 ton ha-1.   Pemberian pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap panjang malai, bobot gabah per tanaman, bobot gabah perplot,  bobot gabah 100 butir, persentase gabah bernas, persentase gabah hampa dan potensi hasil. Sifat kimiawi beras lokal dari padi lokal Sigupai galur mutan  M5 pada kadar lemak berada pada kisaran 0,54-2,65 %. Kadar lemak terendah mencapai 0,54% yaitu pada galur UM-14 dan dosis pupuk organik 5 ton ha-1. Kadar protein berada pada kisaran 3,47-7,71%. Kadar protein tertinggi di temukan pada galur UM-8 dengan dosis pupuk organik 5 ton ha-1 dengan kadar protein mencapai 7,71%. Kadar karbohidrat berada pada kisaran 75,23-86,18%. terendah dijumpai pada galur UM-14 dan dosis pupuk organik 10 ton ha-1dengan kandungan karbodirat 75,23% sedangkan karbohidrat tertinggi dijumpai pada galur UM-89 dan dosis pupuk organik 0 ton ha-1 dengan kandungan karbohidrat mencapai 86,18%. Kadar amilosa berada pada kisaran 17,56-22,34%. Kadar amiosa terendah  dijumpai pada galur UM-69 dengan dosis pupuk organik 0 ton ha-1 dengan kadar amilosa 17,58%. Kadar amilopektin berada pada kisaran 48,45-63,68%. Implikasi dari penelitian menyarankan untuk dilakukan pemberian bahan organik pada tanah agar mampu memperbaiki kualitas tanah sehingga mampu meningkatkan produksi tanaman padi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - FOOD CROP</topic>
 </subject>
 <classification>633.18</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120899</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 11:14:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 12:02:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>