<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120898">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fajrul Arif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanggul    Sungai   Arakundo    merupakan    penahan    luapan   air   Sungai Arakundo  yang  berada  di  Kecamatan   Simpang  Ulim,  Kabupaten   Aceh  Timur, Provinsi Aceh. Tanggul tersebut  dibangun  untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi   karena  curah  hujan  yang  tinggi.  Ketinggian   lereng  tanggul   bervariasi, berkisar  antara  3-5  m  dengan  kemiringan  yang juga berbeda-beda.  Ketinggian lereng tanggul secara geometri berpengaruh  terhadap  kestabilan  lereng di samping faktor  internal  dan  eksternal  lainnya.  Berdasarkan  kondisi  tersebut,  maka  pada lereng tanggul Sungai Arakuodo  perlu dianalisis  untuk mengetahui  tingkat kestabilannya.  Analisis  stabilitas   lereng  ini  bertujuan  untuk  mendapatkan  nilai faktor keamanan dari  lereng tanggul  pada polongan  mdintang P.O,  P.8, P.16, P.24 dan   P.32.  Perhitungan    stabilitas   lereng  tersebut   dilakukan    dengan   program Slope/W  dan  cara  manual  dengan  metode   Bishop  dan  Fellenius.  Penggunaan program  dan  cara  manual  tersebut   memberikan   kemudahan   dalam  pemecahan masalah stabilitas  lereng untuk memenuhi  persyaratan  keamanan  stabilitas  lereng. Hasil  faktor  keamanan  yang  didapat   pada  masing-masing  potongan   melintang pada  bagian  hilir tanggul  dengan  menggunakan program  Slope/W  adalah  1,411, 1,392,  1,209,  1,224  dan  1,295,   metode  Bishop adalah  1,381,  1,354,  1,195,  1,202&#13;
dan  1,266,  serta metode  Fellenius  adalah  1,157,   1,195,  1,075,  1,080  dan  1,038. Pada  bagian hulu tanggul diperoleh  nilai faktor keamanan  dengan  menggunakan program  Slope/W  adalah  1,523,  1,423,  1,345,  1,268 dan  1,358,   metode  Bishop adalah  1,468,  1,393,  1,325,  1,250  dan  1,335,  serta metode Fellenius  adalah  1,154,&#13;
1,263,  1,141,  1,034  dan  1,023.  Berdasarkan hasil  analisis  dari  program  Slope/W&#13;
dan   secara   manual   dengan    metode    Bishop   dan   metode    Fellenius   dapat disimpulkan   bahwa  lereng  tanggul   Sungai  Arakundo   telah  memenuhi  kriteria aman,  dengan  bidang  keruntuhan   lereng  berbentuk  busur  lingkaran  dan  faktor kemanan berkisar antara  I-I,5, sesuai dengan rekomendasi  Abramson  et al (1996) yaitu SF&gt;  1.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :  Stabilitas  Lereng,  Faktor Keamanan&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120898</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 11:07:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 11:07:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>