KAJIAN HARGA SATUAN BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAHAN (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH PADA WILAYAH TIMUR PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN HARGA SATUAN BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAHAN (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH PADA WILAYAH TIMUR PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM)


Pengarang

Dina Mourina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Harga satuan bangunan digunakan sebagai acuan dalam estimasi penyusunan anggaran. Penyusunan pembiayaaan bangunan gedung negara didasarkan pada standar harga satuan tertinggi per meter luas bangunan gedung negara yang berlaku di wilayah tersebut. Standar harga satuan tertinggi digunakan dalam menganggarkan biaya konstruksi bangunan gedung dimana nilai estimasi tidak boleh melebihi dari harga satuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/kota. Hal inilah yang menjadi latar belakang dalam penulisan ini, sehingga memilih harga satuan bangunan sebagai objek penelitian. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui kebutuhan biaya dari tiap-tiap komponen bangunan dan memprediksikan model harga satuan berdasarkan luas bangunan yang dipengaruhi oleh faktor inflasi dan perubaban nilai tukar rupiah. Data sekunder yang digunakan sebanyak 101 dokumen kontrak bangunan gedung pemerintahan . Ruang lingkupnya dibatasi pada bangunan pemerintahan dengan klasifikasi bangunan gedung sederhana. Pelaksan aan pembangunannya dari tahun 2006 sarnpai dengan tahun 2008. Pengolahan data untuk proporsi biaya dengan
membandingkan persentase biaya yang diperoleh dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara. Model harga satuan dilakukan dengan metode analisa regresi linier sederhana dan berganda dan menggunakan nilai indeks biaya yang diperoleh dari serangkaian data biaya pada tahun-tahun sebelumnya. Dari hasil pengolahan data, dapat dilihat adanya perbedaan antara persentase biaya komponen yang dihasilkan dengan persentase biaya komponen berdasarkan Permen PU No. 45. Model harga satuan diperoleh dari hasil perhitungan analisa regresi berganda karena nilai R yang dihasilkan untuk masing-masing kabupaten sebesar 1,000 dengan tingkat validasi yang direkomendasikan adalah lebih kecil
15 %, sehingga model harga satuan di Kabupaten/Kota Sabang, Banda Aceh,
Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Timur yang dapat direkomendasikan untuk memprediksi harga satuan di tahun yang akan datang.

Kata Kunci: Harga Satuan Bangunan, Gedung Pemerintahan











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK