DISTRIBUSI SEDIMEN PADA BELOKAN SUNGAI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL FISIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DISTRIBUSI SEDIMEN PADA BELOKAN SUNGAI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL FISIK


Pengarang

Joni Ramzani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204101010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.122

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sungai merupakan salah satu saluran alam yang berfungsi mengalirkan air yang berkumpul di hulu ke hilir. Sungai juga tidak pemah terlepas dari masalah sedimentasi. Sedimentasi yang terjadi di sungai dapat berpengaruh terhadap pendangkalan dan penyempitan sungai yang mengakibatkan terjadinya luapan air sungai atau banjir. Mengingat besarnya biaya, dan tingkat kesukaran yang tinggi untuk melakukan pengukuran distribusi sedimen yang terjadi di lapangan maka dilakukan uji model fisik. Model fisik adalah suatu bentuk tiruan yang lebih kecil dari bentuk yang sebenarnya di lapangan. Uji model perlu dilakukan untuk menjawab permasalahan hidraulik yang masih diragukan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan distribusi sedimen yang terjadi pada 2 tipe belokan sungai, yaitu model belokan tipe A dan tipe B sehingga didapat suatu hasil yang dapat diaplikasikan pada prototipe. Lingkup penelitian ini yaitu mengukur distribusi sedimen yang terjadi pada model belokan sungai, pengaruh erosi tanggul sungai tidak dibahas dalam penelitian ini karena model yang digunakan tanggul sungai dianggap terbuat dari susunan batu. Model yang digunakan adalah model belokan sungai dengan skala model tak distorsi yang menggunakan kesamaan sebangun geometrik, kinematik dan dinamik. Debit yang digunakan adalah debit banjir model Q2. Q25 Q100 yang dilakukan sebanyak 3


kali run untuk masing-masing debit selama
45 menit. Elevasi sedimen yang terdistribusi pada model diukur berdasarkan perubahan elevasi sedimen sebelum dan sesudah dilakukan run dengan menggunakan point gauge. Pengukuran dilakukan pada 12 pias melintang sungai yang dianggap tegak lurus terhadap arah aliran untuk setiap debit banjir model. Menurut Sofia salah satu dari sifat sungai meander sinousity adalah penggerusan akan terjadi pada bagian luar belokan dan pada bagian lengkung dalam terjadi pengendapan. Dari hasil pengukuran diperoleh perbedaan distribusi sedimen secara visual antara kedua tipe model belokan. Pada model belokan sungai tipe A distribusi sedimen yang terjadi berbeda seperti yang dikatakan pada sifat-sifat sungai meander sinousity. Perbedaan ini terjadi karena adanya perubahan lebar dan sudut belokan sungai, sehingga terjadi perubahan pola aliran yang berpengaruh terhadap pergerakan. sedimen dasar pada belokan sungai.











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK