<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120887">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH NAUNGAN TERHADAP KONSENTRASI HARA TANAMAN DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA BUDIDAYA TANAMAN KOPI (COFFEA ARABICA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKA SYAZA AMRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Tanaman kopi arabika merupakan tanaman C3, sehingga membutuhkan naungan sebagai pelindung dalam pertumbuhannya. Kesuburan tanah dan perkembangan daun merupakan faktor penting bagi tanaman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan yang diteliti yaitu konsentrasi hara daun dan sifat kimia tanah tanaman kopi arabika. Faktor jenis naungan terdiri dari lima jenis tanaman naungan yaitu tanpa naungan, lamtoro besar, lamtoro kecil, pisang, dan alpukat. Adapun parameter penelitian yang diamati yaitu konsentrasi hara N,P,K pada daun tanaman kopi arabika, pH tanah, C-Organik, N-Total, P-Tersedia, basa-basa dapat ditukar, kapasitas tukar kation, dan kejenuhan basa. Pengambilan sampel daun dilakukan dengan mengambil helaian daun pada 4 sampel tanaman kopi. Pengambilan sampel daun diambil pada daun ke-3 dari ujung cabang yang sedang tumbuh sebanyak 5 helai daun pertanaman kopi. Pengambilan sampel  tanah dilakukan pada 4 sampel tanaman kopi yang ternaungi pada setiap satu tanaman naungan. Pengambilan sampel tanah diambil dalam radius 1 meter dari tanaman sampel dengan kedalaman 0 – 20 cm. Sampel tanah dikomposit dan diambil sebesar 1 kg tanah pada setiap satu tanaman  naungan. Pengambilan sampel tanah diulangi sebanyak 4 ulangan pada setiap perlakuan jenis tanaman naungan. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian perlakuan jenis naungan berbeda sangat nyata terhadap parameter konsentrasi hara kalium pada daun dan pH tanah serta berbeda nyata terhadap parameter kejenuhan basa pada tanaman kopi arabika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis tanaman naungan pisang memilliki kemampuan terbaik dalam menyediakan unsur hara N, P, dan K pada tanaman kopi arabika. pisang juga memiliki karakteristik sifat kimia tanah yang lebih baik dibandingkan dengan lamtoro kecil, lamtoro besar, alpukat, dan kontrol. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Hara Tanaman, Kesuburan Tanah, Tanaman Perkebunan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 08:14:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 09:23:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>