<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120858">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TINGKAT RISIK0 PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Zulia Aprianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pidie   adalah   salah   satu   Kabupaten   yang   sedang   mengalami   pertumbuhan pembangunan. Hal tersebut dapat dilihat dengan banyaknya proyek konstruksi yang sedang  berlangsung  sekarang  ini.  Dalam  penerapan  di  lapangan  kontraktor  dan konsultan  sering  mengalami  kejadian  pada  proses  konstruksi  yang  menghambat kemajuan pekejaan dan akan menimbulkan risiko. Risiko menqekan salah satu hal penting yang  harus  diperhatikan,    karena terdapat   kemungkinan  keuntungan  atau kerugian  ekonomi/  financial,  kerusakan  atau  cedera  fisilk  keterlambatan  sebagai konsekuensi  ketidakpastian  selama  dilaksanahan  sebuah  proyek  dan pihak  yang terlibat dalam dalam proyek  khususnya kontraktor dan konsultan harus mewaspadai efek dari risiko tersebut. Untuk itu penditian ini bertujuan   menganalisis falfror-faktor risiko  dan  dampaknya  serta  menganalisis  tingkat  risiko  pada  proyek  konstruksi menum  kontraktor dan konsultan di Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilakukan pada 40 kontraktor dari 70 populasi dan 13 konsultan  yang terdaftar di LPJK Kabupaten Pidie, dengan menyebabkan kuisioner yang berisikan 49 falter risiko.  Pengolahan data  dilakukan dengan analisis Frequensj Index dan Severity Index yang selanjutnya dianalisis tingkat risikonya dengan  menggunakan matriks risiko. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Chagr order dengan nilai FI 0,555 dan SI 0,695 yang  dipilih kontraktor sedangkan konsultan memilih kegagalan keuangan owner dengan nilai FI 0,631 dan lainnya keterampilan  dan keahlian tenaga kerja dengan nilal SI 0,892. Untuk analisis tingkat risiko menurut kontraktor diperoleh 5 faktor dengan  katagori tingri, 42 falctor katagori sedang dan 2 faktor dengrn kafagori rendah dan diperoleh 18 faktor risiko katagori tinggi, 0  faktor risiko katagori sedang dan 1  faktor risiko dengan katagori rendah menurut konsultan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120858</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-01 11:45:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-04 10:33:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>