AN ANALYSIS OF HIGHER-ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN ENGLISH TEACHERS’ SUMMATIVE ASSESSMENT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

AN ANALYSIS OF HIGHER-ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN ENGLISH TEACHERS’ SUMMATIVE ASSESSMENT


Pengarang

Riska Rianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulfadli - 197606032006041001 - Dosen Pembimbing I
DR. MUHAMMAD AULIA, S.PD., M. TESOL., M.A 198409042012121002 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106202020012

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S2) / PDDIKTI : 88103

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Inggris (S2)., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) dianggap sebagai salah satu keterampilan abad ke-21 dalam pendidikan. Salah satu strategi paling efisien untuk mempromosikan HOTS adalah melalui penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru bahasa Inggris menerapkan HOTS dalam penilaian sumatif, mendeskripsikan dimensi proses kognitif yang diintegrasikan ke dalam penilaian sumatif, dan mengetahui persentase HOTS yang digunakan dalam penilaian sumatif di MTsN 1 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini adalah tiga orang guru bahasa Inggris dan objeknya adalah tiga dokumen ujian bahasa Inggris yang dibuat oleh guru tersebut pada tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 150 soal tes. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumen, dan rumus statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi yang digunakan guru dalam penerapan HOTS dalam penilaian sumatif, yaitu dengan mempertimbangkan kemampuan siswa, membuat pertanyaan yang jawabannya tersirat dalam teks, menggunakan pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”, menggunakan distraktor, dan menggunakan distraktor. dan memberikan teks yang dikontekstualisasikan. Kemudian, tingkat kognitif yang paling dominan muncul pada tes tersebut adalah pada tingkat pemahaman (C2) sebanyak 76 butir, disusul mengingat (C1) sebanyak 55 butir, mengaplikasikan (C3) sebanyak 12 butir, menganalisis (C4) sebanyak lima butir, dan mengevaluasi (C5) dengan dua item. Terakhir, total persentase HOTS yang digunakan adalah 14% atau 7 butir tes dari 150 butir tes yang diujikan.

Higher-Order Thinking Skills (HOTS) is considered as one of the 21st-century skills in education. One of the most efficient strategies to promote HOTS is through assessment. The research is aimed at finding out how English teachers implement HOTS in summative assessment, to describe the cognitive process dimensions integrated into summative assessment, and to find out the percentage of HOTS used in summative assessment in MTsN 1 Banda Aceh. A qualitative research method with a case study design was employed. The subject of this research was three English teachers and the object was three English examination documents made by the teacher in the academic year 2022/2023 consisting of 150 test items. The instruments used were interview guide, documents, and simple statistic formula. The results shows that there were five strategies used by the teachers for implementing HOTS in the summative assessment, namely considering students’ abilities, creating questions whose answer is implicit in the text, using “why” and “how” questions, using a distractor, and giving contextualized text. Then, the most dominant cognitive level appeared in the test was on the level of understanding (C2) with 76 items, followed by remembering (C1) with 55 items, applying (C3) with 12 items, analyzing (C4) with five items, and evaluating (C5) with two items. Last, the total percentage of HOTS used was 14% or 7 test items from 150 test items tested.

Citation



    SERVICES DESK