<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120813">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF HIGHER-ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN ENGLISH TEACHERS’ SUMMATIVE ASSESSMENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riska Rianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan  Bahasa Inggris (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) dianggap sebagai salah satu keterampilan abad ke-21 dalam pendidikan. Salah satu strategi paling efisien untuk mempromosikan HOTS adalah melalui penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru bahasa Inggris menerapkan HOTS dalam penilaian sumatif, mendeskripsikan dimensi proses kognitif yang diintegrasikan ke dalam penilaian sumatif, dan mengetahui persentase HOTS yang digunakan dalam penilaian sumatif di MTsN 1 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini adalah tiga orang guru bahasa Inggris dan objeknya adalah tiga dokumen ujian bahasa Inggris yang dibuat oleh guru tersebut pada tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 150 soal tes. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumen, dan rumus statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi yang digunakan guru dalam penerapan HOTS dalam penilaian sumatif, yaitu dengan mempertimbangkan kemampuan siswa, membuat pertanyaan yang jawabannya tersirat dalam teks, menggunakan pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”, menggunakan distraktor, dan menggunakan distraktor. dan memberikan teks yang dikontekstualisasikan. Kemudian, tingkat kognitif yang paling dominan muncul pada tes tersebut adalah pada tingkat pemahaman (C2) sebanyak 76 butir, disusul mengingat (C1) sebanyak 55 butir, mengaplikasikan (C3) sebanyak 12 butir, menganalisis (C4) sebanyak lima butir, dan mengevaluasi (C5) dengan dua item. Terakhir, total persentase HOTS yang digunakan adalah 14% atau 7 butir tes dari 150 butir tes yang diujikan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-29 09:56:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-29 10:25:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>