HUBUNGAN FAKTOR AIR SEMEN DAN BERAT JENIS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BETON BUSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN FAKTOR AIR SEMEN DAN BERAT JENIS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BETON BUSA


Pengarang

M. Taufan Rizky - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Faktor Air Semen dan Berat Jenis terhadap kuat tekan dan kuat tarik beton busa. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tekan adalah benda uji silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 27 benda uji, untuk pengujian kuat tarik belah digunakan benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 27 benda uji. Variabel FAS yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0,3 ; 0,4 dan 0,5. Variabel pada penelitian in ijuga meliputi variasi SG yaitu 0,8 ; 1,0; dan 1,2. Hasil pengujian kuat tekan untuk variabel SG 0,8 dengan menggunakan FAS 0,3 dan 0,5 didapat kuat tekan yang nilainya hampir mendekati, namun terjadi penurunan kuat tekan pada FAS 0,4. Pada variabel SG 1,0 dengan FAS 0,3 dan 0,5 didapat kuat tekan maksimal, namun terjadi penurunan kuat tekan pada FAS 0,4. Pada variabel SG 1,2 peningkatan terjadi pada FAS 0,4 yang menghasilkan kuat tekan maksimal, namun terjadi penurunan kuat tekan pada FAS 0,3. Hasil pengujian kuat tarik belah untuk variabel SG 0,8 dengan menggunakan FAS 0,4 dan 0,5 terjadi peningkatan, namun terjadi penurunan kuat tarik pada FAS 0,3. Pada variabel SG 1,0 dengan FAS 0,4 terjadi penurunan kuat tarik, namun terjadi peningkatan kuat tarik pada FAS 0,3 dan 0,5. Pada variabel SG 1,2 dengan menggunakan FAS 0,4 didapat kuat tarik maksimal, namun terjadi penurunan kuat tarik pada FAS 0,3 dan 0,5. Hal ini menunjukkan semakin besar variabel SG yang digunakan, maka semakin besar kuat tekan dan kuat tarik beton busa. Kuat tekan maksimun didapat pada variabel SG 1,2 dan FAS 0,4 yaitu 8,22 MPa dan kuat tarik maksimum didapat pada variabel SG 1,2 dan FAS 0,4 yaitu 0,97 MPa.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK