ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN PENGHEMATAN WAKTU PERJALANAN (STUDI KASUS RENCANA PEMBANGUNAN JEMBATAN LAMREUNG-LIMPOK, ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN PENGHEMATAN WAKTU PERJALANAN (STUDI KASUS RENCANA PEMBANGUNAN JEMBATAN LAMREUNG-LIMPOK, ACEH BESAR)


Pengarang

M. Arrie Rafshanjani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jembatan Lamnyong adalah salah satu Jembatan yang menghubungkan pemakai jalan dari kawasan kota dan sekitarnya ke pusat pendidikan di Kota Banda Aceh. Akibatnya volume lalu lintas pada persimpangan Restoran Lamnyong mengalami kemacetan pada jam-jam sibuk. Seiring dengan hal tersebut, maka Pemerintah Propinsi Aceh merencanakan pembangunan Jembatan Lamreung-Limpok yang terletak di sebelah selatan Jembatan Lamnyong. Oleh sebab itu, peneliti i.gin mengetahui pengurangan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) serta penghematan waktu perjalanan yang terjadi akibat adanya Jembatan tersebut. Data yang diambil pada penelitian ini adalah data volume lalu lintas, kecepatan perjalanan dan unit-unit biaya kendaraan. Penelitian ini dilakukan dengan manajemen lalu lintas dalam 3 skenario, yaitu skenario do nothing (kondisi existing), do something 1 (diasumsikan 50% volume lalu lintas kondisi existing beralih melewati Jembatan Lamreung
Limpok, Kabupaten Aceh Besar), dan do something 2 (pengalihan volume pada kondisi do something 1 ditambah 20% volume lalu lintas basil penelitian mengenai persepsi masyarakat terhadap sarana dan prasarana lalu lintas (Jembatan Lamnyong dan Jembatan Lamreung-Limpok. Data tersebut diolah menggunakan metode perhitungan Pedoman Perhitungan Biaya Operasi Kendaraan Departemen PU (2005) yang meliputi biaya tidak tetap (running cost) dan Pacific Consultant International (2000) meliputi biaya tetap (fixed cost) untuk memperoleh Biaya Operasional Kendaraan (BOK), serta Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) untuk waktu perjalanan. Hasil analisis data, pada skenario do nothing diperoleh volume lalu lintas sebesar 584 smp/jam, skenario do something 1 sebesar 292 smp/jam dan do something 2 sebesar 409 smp/jam. Besar penghematan biaya operasional kendaraan pada skenario do something 1 dan skenario do something 2 masing-masing sebasar Rp.3.149.379.490,87.- per tahun dan Rp. 4.404.168.566,96.- per tahun. Penghematan waktu perjalanan yang diperoleh adalah 7 menit pada setiap perjalanan. Semakin banyak lalu lintas yang beralih menggunakan Jembatan Lamreung-Limpok maka semakin besar penghematan biaya operasional serta waktu perjalanan yang diperoleh.

Kata kunci : Biaya Operasional Kendaraan (BOK), penghematan waktu perjalanan, volume lalu lintas.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK