EVALUASI SKENARIO PENGELOLAAN SAMPAH KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM DINAMIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EVALUASI SKENARIO PENGELOLAAN SAMPAH KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM DINAMIK


Pengarang

Dani Safitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nasrul - 197210202000121001 - Dosen Pembimbing I
Suhendrayatna - 196701011993031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2109200300004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Lingkungan (S2) / PDDIKTI : 95101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Pengelolaan Lingkungan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pengelolaan sampah merupakan aspek integral dari layanan publik yang harus dijalankan secara merata untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah yang telah diidentifikasi sebagai isu serius di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh dalam pengurangan sampah optimal, mendapatkan penyusunan pemodelan dinamik, dan merumuskan kebijakan strategis dalam penyelesaian pengelolaan sampah perkotaan di Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan yaitu dengan simulasi pemodelan dinamik menggunakan Software Stella 9.02 melibatkan pengumpulan data sekunder dan primer dari tahun 2017-2022, pembuatan Causal Loop Diagram, Stock Flow Diagram, serta proyeksi skenario. Terdapat tiga skenario yaitu Business as usual, skenario moderat dan skenario optimis. Hasil penelitian menyatakan bahwa simulasi timbulan sampah untuk periode 2022 hingga 2030 menunjukkan peningkatan, dengan timbulan harian mencapai 255,04 ton per hari, terangkut 255.043 ton per tahun pada tahun 2030. Peningkatan sampah di skenario A disebabkan oleh kurangnya kapasitas pengurangan sampah di Tempat Pemrosesan Sampah. Skenario Moderat dan skenario optimis berhasil mengurangi jumlah sampah terangkut dan meminimalisir gap antara timbulan sampah dan sampah terlayani dengan tingkat gap mencapai 2% pada tahun 2030. Skenario C mencapai jumlah terendah, yaitu 362,1 ton/hari. Hasil Simulasi juga menunjukkan bahwa adanya usaha pengurangan sampah di TPS Kota Banda Aceh serta upaya simulasi terpilih yang dapat mengurangi sampah yaitu skenario C (optimis) dengan pengurangan sampah mencapai 30% pada akhir simulasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa skenario yang paling optimal dalam pengelolaan sampah adalah skenario optimis dengan pengadaan komposter secara maksimal dengan biaya mencapai Rp. 90.000.000 untuk komposter komunal, tidak perlu ditambahnya fasilitas baru khusus nya fasilitas armada pengangkutan serta upaya tersebut dapat menjadi sarana dalam pengurangan sampah di Kota Banda Aceh.

Kata Kunci: model dinamik, pengelolaan sampah, skenario, pengurangan sampah.

ABSTRACT Waste management was an integral aspect of public services that must be uniformly implemented to address the serious issue of waste management identified as a major concern in urban areas. This research aims to analyze factors influencing optimal waste reduction, develop dynamic modeling, and formulate strategic policies in addressing urban waste management in the city of Banda Aceh. The method used is dynamic modeling simulation using Stella 9.02 software involving secondary and primary data collection from 2017 to 2022, creation of Causal Loop Diagrams, Stock Flow Diagrams, and scenario projections. There were three scenarios: Business as usual, moderate scenario, and optimistic scenario. The research results indicate that waste generation simulations for the period 2022 to 2030 show an increase, with daily generation reaching 255.04 tons per day, amounting to 255,043 tons per year in 2030. The increase in waste in scenario A is due to the lack of waste reduction capacity at the Waste Processing Site. The Moderate and optimistic scenarios succeeded in reducing the amount of transported waste and minimizing the gap between waste generation and serviced waste with a gap rate reaching 2% in 2030. Scenario C achieved the lowest amount, at 362.1 tons/day. Simulation results also show that waste reduction efforts at the Banda Aceh Waste Processing Site and selected simulation efforts can reduce waste, namely scenario C (optimistic) with a waste reduction of 30% at the end of the simulation. The conclusion of this research indicates that the most optimal scenario in waste management was the optimistic scenario with the maximal provision of composters costing Rp. 90,000,000 for communal composters, without the need for additional new facilities, especially fleet facilities, and these efforts can serve as a means of waste reduction in the city of Banda Aceh. Keywords: dynamic model, waste management, scenarios, waste reduction.

Citation



    SERVICES DESK