<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120757">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONDISI DAN TINDAKAN PEDAGANG KAKI LIMA SETELAH RELOKASI DARI LAPANGAN HIRAQ KE PASAR BUAH KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Hafidz</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk merelokasikan pedagang kaki lima di Lapangan Hiraq ke Pasar Buah Kota Lhokseumawe menjadi dampak yang sangat besar bagi pedagang tersebut, karena relokasi tersebut bersifat permanen dan pedagang kaki lima tidak bisa lagi berada di Lapangan Hiraq. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi ekonomi pedagang kaki lima pasca relokasi dari Lapangan Hiraq, dan melihat apa tindakan pedagang kaki lima pasca relokasi dari Lapangan Hiraq. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial dari Max Weber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menemukan kondisi ekonomi pedagang kaki lima pasca relokasi adalah menurunannya pendapatan yang jauh lebih rendah daripada tempat sebelumnya. Hal ini karena lokasi baru di Pasar Buah kurang strategis dibanding sebelumnya yang berada di tengah kota. Selain itu juga kurangnya infrastruktur penunjang di lokasi baru hingga membuat pedagang kurang nyaman dalam berdagang. Tindakan pedagang pasca relokasi dari Lapangan Hiraq adalah tindakan afektif, berupa  menolak untuk direlokasi ke tempat baru karena tidak sesuai apa yang diharapkan pedagang. Kedua tindakan tradisional yaitu para pedagang bermusyawarah dengan para pemangku kebijakan agar mendapatkan kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan antara pihak. Ketiga, pasca relokasi ke tempat baru yaitu di Pasar Buah  pedagang beradaptasi di lokasi baru, cara-cara adaptasi tersebut yaitu dengan tindakan rasional nilai, berupa para pedagang memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan seperti sikap senyum, dan ramah ketika sedang melayani pelanggan. Terakhir ada tindakan rasional instrumental, yaitu para pedagang berinteraksi sosial antar pedagang yang bertujuan dapat menambahkan informasi, pengalaman, serta bantuan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Relokasi, Tindakan, Pedagang Kaki Lima&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120757</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-27 13:46:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-27 14:46:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>