<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120746">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH JENIS  KERTAS DAN PROPORSI BUBUR KERTAS  TERHADAP KUAT  TEKAN  BATA KERTAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ismail</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian      ini      merupakan      pengembangan     dari      penelitian      sebelumnya menggunakan kertas  HVS.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  jenis  kertas dan  proporsi  campuran  yang  lebih  ekonomis  dan  memiliki  nilai  kuat  tekan  lebih baik  terhadap  bata  kertas  sehingga  menghasilkan bata kertas  yang  ringan  namun memiliki  kuat  tekan  struktural  berdasarkan  SNI  03-0348-1989  tentang  mutu  dan cara  uji  bata beton.  Komposisi  campuran  bata kertas  ini terdiri  dari semen,  pasir, kertas  (HVS,  koran,  kardus)  dan air dengan  semen  :   pasir  sebesar  (I :3,  1  :4,  1 :5). Substitusi  volume  kertas terhadap  volume  total pasir yang digunakan  sebesar  80% dan  90%  dengan  pemadatan  140%  volume  campuran  bata  kertas  menjadi  100% volume  bata kertas.  Adapun  yang  dimaksud  dengan  100%  volume  di sini adalah jumlah  volume   awal  yang  diperlukan   untuk   membuat   bata  kertas.   Benda   uji penelitian  ini  ialah  bata kertas  berukuran  5 cm x  10 cm x 20 cm untuk  pengujian kuat tekan  bata kertas  tunggal,  dan bata  kertas  berukuran  5 cm x  10  cm x  10 cm yang  direkatkan  dengan  siar setebal  1   cm menjadi  11  cm x  10  cm x  10  cm untuk pengujian  kuat  tekan  bata  berpasangan.  Hasil pengujian  kuat  tekan  bata  kertas tunggal   menunjukkan   bata   kertas   dapat   digolongkan  sebagai   bata   struktural dengan  kelas kuat III dan IV serta non kelas berdasarkan  klasifikasi  SNI-03-034-1989.  Kertas  HVS merupakan  kertas  yang lebih  bailc untuk  campuran  bata kertas&#13;
dibandingkan kertas  koran  dan  kardus. Nilai  kuat  tekan  bata kertas  RVS  tunggal maksimum sebesar  58,66  kg/cm2  pada  bata  140PB80, dan  nilai  kuat  tekan  bata kertas  koran  tunggal  maksimum   sebesar  33,63  kg/cm2 pada  bata  140PB80 serta nilai kuat tekan  bata kertas  kardus  tunggal  maksimum  sebesar  28,25 kg/cm2 pada bata  140PB80.  Bila  dibandingkan  dengan  kualitas   bata  merah  yang  beredar  di pasar,  bahan  bangunan   dari  Aceh,  maka  bata  kertas  menggunakan  80%  kertas Koran  campuran   1  :5  merupakan   bata  kertas  dengan  komposisi optimum.  Biaya yang  murah  dengan  mutu  yang memenuhi  klasifikasi  kelas  kuat IV menurut  SNl&#13;
03-0348-1989.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120746</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-27 11:08:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-27 11:08:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>