<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120672">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGURANGAN KAPASITAS  PADA SEGMEN PENYEMPITAN GEOMETRIK (BOTTLENECK) DENGAN METODE  OBLIQUE CUMULATIVE PLOT (STUDI KASUS PADA JALAN T. NYAK ARIEF KM. 6, BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raihan Fauzan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Persoalan kemacetan lalu lintas merupakan persoalan turun-temurun yang diakibatkan karena tidak seimbangnya  kebutuhan terhadap penyediaan prasarana dan  sarana   transportasi   perkotaan.   Ada   banyak   faktor   yang   menyebabkan terjadinya kemacetan  lalu lintas, salah satunya adalah akibat adanya penyempitan geometrik ruas jalan (bottleneck). Penyempitan geometrik (bottleneck) merupakan suatu  kondisi  dimana  jalan mengalami  penyempitan   sehingga  kapasitas  jalan menjadi  lebih  kecil  dari  bagian  sebelum  (upstream)  dan sesudahnya (downstream). Salah satu lokasi penyempitan  geometrik (bottleneck) yang ada di Kota Banda Aceh yaitu pada di   ruas jalan T. Nyak Arief, Km. 6. Tujuan dari penelitian   ini  adalah  untuk   menganalisa   penurunan  kapasitas   pada  segmen bottleneck dengan  menggunakan  metode  kapasitas  dinamis  Oblique Cumulative Plot  (N-Curve).  Pada penelitian  ini  arus lalu  lintas  seperti  volume  dan waktu kedatangan  kendaraan direkam dengan menggunakan alat perekam berupa video selama dua hari, yaitu pada hari Rabu 23 Mei 2012 dan Kamis 24 Mei 2012. Dari pengolahan  data  terlihat  pengurangan  kapasitas  rata-rata  antara  9-23 persen  di pagi hari atau setara dengan pengurangan lalu lintas sebesar 195-620 smp/jam dari kapasitas  normal.  Sedangkan  untuk  pengamatan  pada  sore  hari terlihat  bahwa kapasitas rata-rata turun  sebesar 8-10 persen atau setara dengan pengurangan lalu lintas   sebesar   142-189   smp/jam   dari   kapasitas    normal.   Sedangkan    dari perhitungan kapasitas statis yang menggunakan metode MKJI diperoleh nilai kapasitas  sebesar  1,427  smp/jam  atau  berkisar  sekitar  35 persen  lebih rendah dibandingkan dengan pendekatan metode dinamis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120672</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 12:33:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 12:33:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>