PENGGUNAAN MODEL GREENSHIELD UNTUK PERHITUNGAN VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN ARUS LALU LINTAS (STUDI KASUS JALAN TEUNGKU DAUD BEREUEH STA 0+00 S/D STA 0+200) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN MODEL GREENSHIELD UNTUK PERHITUNGAN VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN ARUS LALU LINTAS (STUDI KASUS JALAN TEUNGKU DAUD BEREUEH STA 0+00 S/D STA 0+200)


Pengarang

Zaki Fuadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

629.047

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jalan Teungku Daud Beureueh yang terletak di kota Banda Aceh merupakan salah satu jalan arteri yang menghubungkan pusat perdagangan yang ada di daerah Kota Banda Aceh, sehingga mengakibatkan arus lalu lintas di jalan tersebut terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan matematis antara kecepatan dengan kepadatan lalu lintas, volume dengan kepadatan lalu lintas, volume dengan kecepatan lalu lintas, dan dapat mengetahui kecepatan maksimum (Smaks) pada saat kepadatan optimum (Do), volume maksimum (Vmaks) pada saat kepadatan optimum (Do), kecepatan maksimum (Smaks) pada saat volume maksimum (Vmaks) pada jalan Teungku Daud Beureueh dengan menggunakan model Greenshield. Pengambilan data dilakukan dengan rekaman video di dua pos penelitian yaitu jembatan penyeberangan pada Simpang Jambotape dengan pos I memantau lalu lintas menuju Simpang Lima dan pos II memantau arah lalu lintas menuju Simpang Mesra, pengamatan selama satu hari, yaitu hari Senin. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan model Greenshield. Dari hasil penelitian dan pengolahan data dengan menggunakan model Greenshield diperoleh kecepatan arus bebas (Sff) untuk arah perjalanan menuju Simpang Lima sebesar 38,04 km/jam, volume maksimum (Vmaks) pada saat kepadatan optimum (Do) sebesar 7093,337 smp/jam, kecepatan maksimum (Smaks) pada saat kepadatan optimum (Do) sebesar 19,02 km/jam, kepadatan macet (Dj) sebesar 745 smp/km. Sebaliknya untuk arah perjalanan menuju Simpang Mesra, diperoleh diperoleh kecepatan arus bebas (Sff) sebesar 41,55 km/jam, volume maksimum (Vmaks) pada saat kepadatan optimum (Do) sebesar 3106,53 smp/jam, kecepatan maksimum (Smaks) pada saat kepadatan optimum (Do) sebesar 20,78 km/jam, kepadatan macet (Dj) sebesar 298,99 smp/km. Pada kurva hubungan volume dan kepadatan lalu lintas pada arah lalu lintas menuju Simpang Mesra masih membentuk kurva setengah parabola karena nilai terbesar kepadatan lalu lintas yang diperoleh di lapangan lebih kecil dari nilai kepadatan macet dari perbandingan nilai tersebut menunjukkan belum terjadi kemacetan pada arah lalu lintas menuju Simpang Mesra.

Kata kunci : Volume, kecepatan dan Kepadatan Lalu lintas.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK