INTERPRETASI BEARING LAYER (KONTUR LAPISAN TANAH KERAS) DIBAWAH PERMUKAAN DENGAN PROGRAM SURFER (KECAMATAN : SYIAH KUALA- ULEE KARENG - KUTA ALAM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INTERPRETASI BEARING LAYER (KONTUR LAPISAN TANAH KERAS) DIBAWAH PERMUKAAN DENGAN PROGRAM SURFER (KECAMATAN : SYIAH KUALA- ULEE KARENG - KUTA ALAM)


Pengarang

Fitria Phonna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101010101

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mencari letak bearing layer di bawah permukaan tanah pada lokasi Kecamatan Syiah Kuala, Kecamatan Ulee Kareng dan Kecamatan Kuta Alam. Data yang diambil adalah data Cone Penetration Test (CPT) yang sudah ada di laboratorium Mekanika Tanah. Jumlah titik-titik penelitian adalah 38 titik, pengambilan data letak titik-titik penelitian di lapangan dilakukan dengan menggunakan OPS (Global Positioning System), alat ini adalah satu-satunya system navigasi satelit yang berfungsi dengan baik. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program surfer. Surfer merupakan salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan peta kontur dan pemodelan tiga dimensi yang berdasarkan pada grid, perangkat lunak ini merupakan plotting data tabular XYZ tak beraturan menjadi lembar titik-titik segi empat (grid) yang beraturan. Grid adalah serangkaian garis vertikal dan horizontal yang dalam surfer berbentuk segi empat dan digunakan sebagai dasar pembentuk kontur dan surface tiga dimensi. Garis vertikal dan horizontal ini memiliki titik-titik perpotongan. Pada titik perpotongan ini disimpan nilai Z yang berupa titik ketinggian atau kedalaman. Gridding merupakan proses pembentukan rangkaian nilai Z yang teratur dari sebuah data XYZ. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk perencanaan gedung atau infrastruktur lainnya di daerah daratan dan transisi kota Banda Aceh. Unuk menentukan lapisan tanah dasar (bearing stratum), untuk bangunan sederhana menggunakan lapisan tanah dengan q
= 0 - 10 kg/cm. Untuk bangunan dengan beban sedang dapat menggunakan lapisan tanha dengan q = 10 -50 kg/cm2. Untuk bangunan dengan beban besar maka dapat menggunakan lapisan tanah dengan q = 50 -120 kg/cm dan q = > 120 kg/cm2.
Penalitian ini memberikan informasi lebih lanjut tentang lapisan tanah kepada perencana untuk mengetahui letak, sebagai gambaran umum terhadap kedalaman tumpuan fondasi sesuai dengan beban rencana.




















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK