<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120645">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN STABILITAS  REMBESAN  PADA TUBUH WADUK RUKOH KECAMATAN TITEU KEUMALA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aprilya Sabratina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Waduk  merupakan tempat  penampungan   air  dalam   skala  besar  yang digunakan untuk berbagai keperluan  manusia.  Dalam pembuatan  waduk harus memperhatikan  persyaratan keamanannya,  karena sering terjadi  hal-hal seperti jalannya aliran air atau rembesan  air yang mengakibatkan  timbulnya gaya-gaya yang terdapat di dalarn  tubuh waduk.  Perhitungan ini bertujuan  untuk mengetahui rembesan (seepage)   yang  terjadi   sehingga  akan  diketahui   debit  air  embesan dalam kondisi  muka air banjir dan muka air normal.  Ruang lingkup perencanaan tubuh  Waduk  Rukoh  ini   meliputi  penentuan  geometrik  tubuh  waduk  dan menganalisa  stabilitas  rembesan, serta  memperhitungkan bahaya iping.  Hasil perencanaan ini  diharapkan dapat mengetahui  besarnya debit rembesan sehingga Waduk Rukoh  Kabupaten  idie  Provinsi  Aceh dalam  kondisi  aman  terhadap rembesan yang  terjadi.   Debit    yang  diizinkan  yang  masuk  ke  alam  aduk tersebut sebesar 0,68 m'/dt. Oleh sebab itu pembangunan waduk diupayakan tidak terjadi  rembesan  (seepage)  yang berlebihan  atau melewati  batas  rembesan yang diizinkan.    Bila   rembesan   yang   berlebihan   ini    tidak   iantisipasi    dapat menyebabkan piping  atau  boiling  maka sewaktu-waktu  waduk tersebut dapat longsor  dan  runtuh yang  menyebabkan kerugian.  Analisis stabilitas rembesan pada tubuh Waduk Rukoh ini ditinjau pada 2 (dua) bentuk  geometrik, yaitu pada bagian tengah as sungai dan bagian kiri di  as intake waduk.  Pada zona inti  kedap air  dibagian  tengah as sungai dengan kondisi  muka air banjir menghasilkan debit rembesan  sebesar 2,29  x  I0'  m/dt  dan   pada   kondisi   muka air   normalnya menghasilkan debit rembesan sebesar 2,14  x 10'  m'/dt,  sedangkan pada bagian kiri  di   as   intake  waduk  dengan  kondisi  muka  air  banjir  menghasilkan debit rembesan sebesar  1,96  x  I0'  m'/dt  dan     pada      kondisi    muka   air    normal menghasilkan debit   rembesan sebesar  1,58 x  10' m'/dt. Nilai faktor keamanan terhadap  bahaya piping yang didapat memenuhi syarat yaitu angka keamanannya lebih  besar dari  1,5.  Ini  menandakan bahwa  struktur  bangunan aman terhadap bahaya piping,  sehingga bendungan tipe zonal inti  lempung  vertikal ini  mampu  menahan rembesan air yang terjadi. &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120645</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 10:03:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 10:03:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>