<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120639">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP SARANA DAN PRASARANA LALU-LINTAS (JEMBATAN LAMNYONG DAN JEMBATAN LAMREUNG-LIMPOK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dede Okta Cholijah AZ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan  prasarana  dan sarana  lalu-lintas  merupakan   faktor  yang  menduk:ung kelancaran    lalu-lintas,    hal   ini    dapat    terwujud   apabila    ada   kerjasama    antara pemerintahan   dan masyarakat.    Kondisi    lalu-lintas   terjadi   di  sekitar   Jembatan Lamnyong  Kota  Banda  Aceh  terjadi  tundaan  yang  disebabkan  banyak  faktor  yaitu dari  segi  jumlah  pengemudi   kendaraan   yang  bertambah.   Penelitian   ini   bertujuan rnemberi  solusi  permasalahan di Jembatan   Lamnyong,  data yang dikumpulkan yaitu data  primer  berupa  data  yang  cliperoleh  dari  hasil wawancara dengan   memberikan beberapa    pertanyaan    (kuesioner)     mengenai     kondisi    lalu-lintas     di    Jembatan Lamnyong  dan   wacana  pembangunan  Jembatan   Lamreung-Limpok.  Data  sekunder berupa peta kota dan peta jaringan jalan di kota  Banda Aceh.  Pengamatan  dilakukan di Kecamatan  Syiah Kuala  yaitu di Fakultas  Teknik,  Desa Kopelma  Darussalam dan  Desa  Rukoh  dengan jumlah responden   100 orang  yaitu  dosen,  mahasiswa,   pegawai dan masyarakat.   Metode   yang   digunakan   untuk  mengetabui  persepsi  masyarakat yaitu dengan  cara pendekatao deskriptif persepsi  masyarakat ini  melalui  angket  atau yang    lebih   dikenal   dengan    survei    kuesioner   kemudian    data   diolah    dengan Chi Square.  Hasil yang diperoleh  pada penelitian  ini adalah  yang pertama  pergerakan kendaraan   yang  melewati   Jembatan   Lamnyong   dipengaruhi   oleh  jenis   pekerjaan dimana  mayoritas  responden  adalah  mahasiswa.  Hasil  penelitian  yang   kedua  adalah akan   terjadi    pengurangan   waktu,   jarak   tempuh   serta  besar   biaya   operasional kendaraan   responden  yang awalnya  melewati Jembatan  Lamnyong  kemudian  beralib melewati  Jembatan  Lamreung-Limpok.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120639</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 09:03:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 09:03:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>