<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120579">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PERENCANAAN  PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE  ALPHA (α) DAN PENGARUH  KOEFISIEN GEMPA  DASAR (C) SERTA MOMEN KERJA PILE  CAP (PN MAKS) PADA GEDUNG KARANTINA  TUMBUHAN TANJUNG PRIOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafiz Riadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan perencanaan  ini adalah untuk mencari  alternatif perencanaan  pondasi tiang pancang pada  bangunan  bertingkat  banyak  dan  untuk  mengetahui  seberapa  besar penurunan  yang terjadi  terhadap  beban  bangunan  tersebut.  Pondasi tiang pancang dapat  digunakan   dengan   berbagai   macam   bentuk   seperti:   bulat,   persegi   dan segitiga.    Dalam    perhitungan    tiang    pancang    kelompok    (group   pile)   harus memperhatikan jarak  antara tiang pancang  (spacing) dan kedalaman  tiang pancang sesuai  dengan   lapisan   tanah   keras.   Untuk   menganalisa   stabilitas   dan  ukuran pondasi  yang diperlukan,  maka perlu  diperhatikan  muatan-muatan  dan gaya-gaya yang   bekerja   untuk   perhitungan   tegangan-tegangan   yang   terjadi   pada  setiap bagian tiang tersebut.  Muatan  primer  merupakan  beban utama  dalam perhitungan tegangan    pada   setiap   konstruksi.    Pengaruh    gempa   bumi    pada   konstruksi diperhitungkan   senilai  dengan  pengaruh   suatu  gaya  horizontal  pada  konstruksi akibat muatan mati  konstruksi  dan bekerja  pada titik berat bangunan  atau muatan mati yang ditinjau.  Dari basil perhitungan  diperoleh  beban gempa sebesar  33,532 ton.  Daya  dukung  adalah  tahanan  atau  kemampuan  tanah  untuk  menahan  beban bekerja (working load)  yang diberikan  oleh sebuah pondasi.    Jarak tiang pancang (spacing) dalam group tiang pancang  sangat mempengaruhi  perhitungan  kapasitas daya   dukung   dari   kelompok   tiang   pancang.   Dari   hasil   perhitungan   dengan menggunakan  data grafik CPT yaitu So2 dan  So3 dengan mengambil  qc = 179,33 kg/cm, didapat garis lapisan  adalah  (i)=  5 % ke arah sebelah kanan gedung.  Dari hasil  perhitungan  beban  (P) pada  semua  titik  kolom,  beban  maksimum  terletak pada  kolom  18  sebesar  40,987  ton.  Dari  hasil  penurunan  (settlement)  dihitung pada  beban  terbesar  diperoleh  penurunan   sebesar  1,730  cm  &lt; 2,54  cm  (aman). Untuk   daya  dukung  beban  horizontal   diperoleh   daya  dukung   yang  diizinkan sebesar  42,192  ton.  Hasil  perhitungan   desain  penampang  dan  penulangan  tiang pancang  untuk  menanggulangi  patah  pada  saat  pengangkatan,  maka  diperoleh bentuk  penampang  segitiga  sama sisi  dengan  lebar  sisi 65 cm dan panjang  18,60&#13;
m,  tegangan  yang terjadi pada waktu  pengangkatan   :   beton  cr  ytb  = 11,538  kg/cm2&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120579</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 16:18:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 16:18:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>