<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120558">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO DENGAN INDEKS PLASTISITAS TANAH DESA NEUHEUN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muntasir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai CBR (California Bearing Ratio)  test dengan indeks plastisitas (PI) tanah. Tanah yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Desa Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar.  Lokasi  tersebut merupakan Iereng gunung yang rawan terjadinya longsor.  Kawasan  ini  telah  digunakan sebagai  sarana transportasi untuk menuju quarry  yang terletak di  ujung kawasan beberapa kompleks perumahan penduduk yang  belum diketahui kekuatan daya dukung tanah  dasarnya.  Menurut klasifikasi AASHTO tanah  Desa Neuheun tergolong jenis  tanah  berlempung dengan sirnbol kelompok A-7-6, sedangkan menurut klasifikasi  USCS tanah tersebut temasuk golongan   tanah    lempung  berpasir  dan  diberi  simbol  CL.  Pengujian  CBR dilakukan dengan menggunakan alat uji  CBR. Jumlah  benda uji  pada masing - masing tanah terganggu (Disturbed  Sample,  DS)  dan tidak terganggu (Undisturbed Sample,  DS)  20 sampel,  10 sampel  untuk benda uji tidak terendam dan  10  sampel  untuk  benda uji  rendaman dengan masa tunggu 4  hari dengan mengukur nilai  pengembangannya.  Hasil  penelitian ini  memperlihatkan bahwa hubungan nilai CBR tidak  terendam dengan PI pada  sampel  tanah menunjukkan adanya hubungan linier dengan persamaan CBR =- 0,990PI + 28,79;  R= 0,868 pada sampel  tanah  terganggu dan CBR =- 0,464PI + 10,60;  R = 0,728 pada sampel  tanah   tidak   terganggu.   Hubungan nilai  CBR terendam dengan indeks plastisitas pada sampel tanah juga menunjukkan hubungan linier dengan  persamaan CBR = - 0,673P1 + 15,88; R= 0,706 pada sampel tanah  terganggu dan CBR =- 0,132PI + 3,625; R= 0,887 pada  sampel tanah  tidak terganggu.  Begitu juga  hubungan nilai  CBR pengembangan dengan PI pada sampel  tanah  juga  menunjukkan adanya hubungan Jinier  dengan persarnaan CBR =  -  2,12SPI  + 46,66; R= 0,910 pada sampel tanah  terganggu dan CBR = - 0,062P1 + 1,598; R =  0,608 pada sampel  tanah tidak terganggu.  Maka dapat  disimpulkan bahwa berdasarkan persamaan yang didapat dari  hasil  hubungan linier,  nilai  CBR pada setiap lokasi  pengambilan sampel   tanah  dipengaruhi oleh nilai  indeks plastisitas tanah.  Semakin tinggi  nilai  indeks  plastisitas  tanah ma.lea nilai   CBR  semakin rendah. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ENGINEERING GEOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>624.151</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120558</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 11:32:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 12:17:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>