<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120555">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  CAMPURAN  SERAT FIBER PADA TANAH LEMPUNG DESA LAMBAROH ACEH JAYA TERHADAP NLLAI CBR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Machfud</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanah   adalah   material   yang   selalu   dimanfaatkan   sebagai   bahan   konstruksi, maupun  dipakai  sebagai  tempat  bertumpunya  konstruksi.  Namun  demikian  tanah yang  dipakai  harus  memenuhi  syarat-syarat  kekuatan  daya  dukung.  Salah  satu usaha untuk meningkatkan  kekuatan  tanah dapat dilakukan  dengan  menstabilisasi tanah  dengan   cara  inklusi   serat  kedalam   tanah   yang  dikenal   dengan   metode perkuatan   tanah   (soil reinforcement).  Serat  yang  digunakan   berupa  serat  fiber Polypropylene (PP) yang berasal  dari toko  grosir  di  kota Banda  Aceh.  Penelitian ini   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   penambahan   serat   fiber   PP   yang digunakan  sebagai  bahan  stabilisasi  secara  mekanis  terhadap  nilai  CBR  tanah lempung.  Tanah yang digunakan  dalam  penelitian  ini berasal  dari Desa Lambaroh Kabupaten   Aceh  Jaya.  Tanah  tersebut  menurut  klasifikasi   AASHTO  tergolong jenis  tanah  berlempung   dengan  simbol  kelompok   A- 7-5  (35).   Menurut   USCS termasuk   golongan   tanah   lempung   organik   dengan   plastisitas   sedang   sampai tinggi  yang  disimbolkan   OH  (Organic  High)   dengan   indeks  plastisnya  adalah&#13;
26,47%.  Persentase  penarnbahan  serat  fiber PP  yaitu  0%,  0,2%,  0,4%  dan  0,6%&#13;
benda   uji   dibuat   sebanyak   50  buah   dengan   kondisi   tanpa   rendaman.   Hasil pengujian  proctor  tanpa  campuran  didapat  nilai  OMC  24,03%  dengan  berat  isi kering (Y) 1,361 gr/cm3. Hasil pengujian CBR memperlihatkan bahwa nilai mak.simum CBR pada kondisi panjang serat 3  cm perlakuan campur  lepas dengan persen  campuran 0,4%  sebesar  22,61%    dan  penambahan 0,6%  nilai  CBR turun menjadi  14,4%  panjang  fiber 3  cm dengan  perlakuan  lapis  teranyam.  Dengan demik.ian penggunaan  serat  fiber  PP dalam  penelitian  ini dapat  digunakan untuk menaikkan  nilai  CBR  dan  meningkatkan daya  dukung  tanah  menjadi  lebih  baik sehingga  bermanfaat untuk konstruksi  di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120555</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 10:54:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 10:54:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>