<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120552">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN DAYA DUKUNG TANAH DI KECAMATAN SYIAH  KUALA BERDASARKAN  DATA HASILRNUJI PENETRASI KERUCUT  STATIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hanif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam struktur bagian  bawah sebuah bangunan  yakni pondasi  yang berfungsi untuk mendukung  seluruh  beban  bangunan  dan  meneruskan  beban  bangunan  tersebut  ke dalam  tanah  dibawahnya.     Untuk  itu  pondast   haruslah  kuat,  stabil,  aman,  tidak mengalami   penurunan   yang   berlebih,   tidak   mengalami   patah,   dan   tidak   ada kegagalan, karena akan sulit untuk memperbaiki suatu sistem pondasi.  Penulisan  ini bertujuan   untuk   memperoleh   nilai   daya   dukung   tanah   pada   pondasi   dangkal dibeberapa titik  di  Kecamatan  Syiah  Kuala, serta dijadikan  suatu  pemetaan  dengan menggunakan Software ArcGis 9.3. Data sekunder yang digunakan adalah Cone Penetration Test  (CPT) dan data parameter  tanah  yang diperoleh dari  Laboratorium Mekanika  Tanah  Fakultas  Teknik  Universitas  Syiah  Kuala.  Jumlah  titik  CPT atau sondir  adalah  32  titik.  Selanjutnya  untuk  mengetahui  letak  titik-titik  tersebut  di lapangan  menggunakan  GPS (Global Positioning System). Sistem  ini  menggunakan satelit yang mcngirimkan  sinyal  gelombang  mikro  ke bumi. Sinyal  ini  diterima  oleh alat  penerima  di  permukaan,  dan  digunakan  untuk  menentukan  posisi,  kecepatan, arah, dan waktu.   Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sebagian besar kawasan di lokasi penelitian memiliki daya dukung tanah  yang diizinkan  &lt; 50 ton/m2.  Kawasan yang  memiliki  daya  dukung  izin  antara  50  ton/m2    sampai   100  ton/m2    meliputi Limpok,  Kopelma  Darussalam,  Deah Raya dan  Alue Naga.  Adapun  hasil  dari data parameter tanah di  Kopelma  Darussalam daya dukung ultimit yang diperoleh  21,529 t/m2.  Hasil  dari  nilai  daya  dukung  tanah  dijadikan  suatu  pemetaan  menggunakan Software ArcGis  9.3,  sehingga  menjadi  suatu  acuan  dalam  merencanakan  pondasi suatu gedung atau infrastruktur lainnya di  daerah Kecamatan Syiah Kuala.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120552</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 10:40:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 10:40:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>