<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120551">
 <titleInfo>
  <title>UPLIFT FORCE YANG TERJADI PADA TANAH LEMPUNGRNMERAH ULE GLEE  PIDIE JAYA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafidh Daiyana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  perilaku  uplift force yang  merupakan gaya  angkat   tanah  terhadap   suatu  struktur  bangunan  yang  membebani  suatu lapisan  tanah yang mempunyai  sifat kembang  susut yang berasal  dari  Ule Glee. Data  yang  dipakai  merupakan   hasil  pengujian  dari  sifat-sifat   fisis,  klasifikasi tanah, analisa kimia tanah lempung,  sifat-sifat  mekanis, pengujian pengembangan dan pengukuran uplift force.  Dari  pengujian sifat-sifat fisis didapat nilai  batas cair (LL)  54,  154  %,  batas  plastis (PL) 33,734 %,  lndeks  Plastis  (PI) 20,420  % dan berat jenis (SG) 2,63 gr/cm3. Tanah tersebut  menurut klasifikasi AASHTO berdasarkan  hasil  analisis  saringan  dan  pengujian  sifat-sifat   fisis  tanah,  tanah lempung Desa Jangka  Buya,  Ule Glee  Kabupaten  Pidie Jaya tergolong  kedalam kelompok A-7-5. Sedangkan menurut sistem USCS tanah tersebut digolongkan kedalam  tanah  lempung  organik,  Lempung  organik  dengan  plastisitas  sedang sampai tinggi yang diberi simbol  Organik High  (OH).  Pengujian pengembangan dilakukan  dengan  menggunakan   alat  Apparatus  Swelling  Modified.   Dilakukan dengan  9  (sembilan)  benda  uji,  yaitu  3  sampel  pada  kadar  air  -5  %  OMC,  3 sampel pada kadar air OMC, dan 3  sampel pada kadr air +5 % OMC.  Dari hasil pengujian ini   menunjukkan bahwa pada keadaan   OMC dengan  kadar air 23 % kenaikan muka tanahnya sebesar 0,940 cm dan nilai uplift force sebesar 2,694 kg, sedangkan    untuk   unit   gaya   angkatnya    sebesar    0,00709    kg/cm2.   Terjadi peningkatan  pada  keadaan  +5%  OMC  dengan  kadar  air  28 %, kenaikan  muka tanahnya  sebesar  1,180  cm  dan  nilai  uplift force  sebesar  3,230  kg,  sedangkan untuk unit gaya angkatnya sebesar 0,00832 kg/cm2. Sedangkan pada keadaan -5 % OMC dengan kadar air 18 %, kenaikan muka tanahnya sebesar 0,628 cm dan nilai uplift  force  sebesar   1,727   kg,  sedangkan   untuk  unit  gaya  angkatnya   sebesar&#13;
0,00455 kg/cm2.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120551</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 10:24:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-19 10:24:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>