<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120542">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT PESISIR DAN KETAHANAN WILAYAH DALAM PENANGANAN BANJIR AIR PASANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sayed Al Qaby Akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecamatan Langsa Barat memiliki geografis yang berhadapan dengan perairan laut, hal ini menjadikan Langsa Barat rentan terhadap banjir air pasang. Banjir air pasang terjadi akibat tingkat kerentanan di wilayah pesisir yang tinggi sehingga menjadi ancaman bagi masyarakat dan dapat mengganggu sistem ketahanan wilayah. Terjadinya banjir air pasang harus diimbangi dengan respon yang baik dari masyarakat dan pemerintah dalam upaya penanganannya, agar dapat meningkatkan sistem ketahanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang telah dilakukan masyarakat dan mengkaji sistem ketahanan wilayah di Desa Sungai Pauh, Sungai Pauh Pusaka, dan Sungai Pauh Tanjung terhadap banjir air pasang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode campuran, dengan menggabungkan perhitungan indeks kerentanan kuantitatif dengan data kualitatif dari wawancara dan kuesioner. Indeks kerentanan menggunakan sumber data sekunder (parameter sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan) untuk mengevaluasi kerentanan. Ada 60 responden yang mewakili berbagai lapisan masyarakat untuk menilai strategi adaptasi yang telah dilakukan dan 4 responden yang terdiri dari 3 aparatur desa dan 1 perwakilan BPBD Kota Langsa untuk mengkaji ketahanan wilayah. Strategi adaptasi yang telah dilakukan berupa membuat tanggul didepan rumah, membeli stok makanan, persiapan memindahkan barang-barang agar tidak terkena banjir dan meninggikan lantai rumah. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan perangkat desa dan perwakilan BPBD Kota Langsa bahwa tidak adanya ketahanan wilayah yang dilakukan. &#13;
 &#13;
Kata kunci: Banjir Air Pasang, Strategi Adaptasi, Kerentanan, Ketahanan Wilayah, Sosial, Ekonomi, Fisik,&#13;
                     Lingkungan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FLOODS - SOCIAL SERVICE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.349 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120542</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-17 22:39:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-23 11:43:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>