<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120536">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI LAPISAN TANAH KERAS DALAM KAWASAN PERKOTAAN BANDA ACEH DENGAN PROGRAM SURFER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAFRIZAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kondisi  tanah yang terdapat di  Kota Banda Aceh secara umum dan khususnya di daerah pesisir didominasi  oleh  tekstur  tanah antara sedang sampai  kasar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan tanah keras dalam  kawasan Perkotaan Banda Aceh. Data yang dipakai merupakan hasil  uji conus dari Cone Penetration Test (CPT) yang telah diambil oleh staff Lab Mekanika Tanah sebelumnya.Adapun jumlah  titik sondir adalah 57 titik.   Pengambilan data letak  koordinat titik penelitian di  lapangan  dilakukan dengan menggunakan GPS (Global Positioning  System)  dan alat ini satu-satunya sistem navigasi satelit yang berfungsi dengan baik.  Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program surfer. Surfer merupakan salah satu perangkat lunak  yang digunakan untuk  pembuatan peta kontur dan pemodelan tiga dimensi yang berdasarkan pada grid.  Perangkat lunak  ini  merupakan plotting data tabular  XYZ  tak  beraturan  menjadi   lembar  titik-titik  segi  empat  (grid)   yang beraturan.  Grid adalah serangkaian garis vertikal dan horizontal yang dalam surfer berbentuk segt  empat dan digunakan sebagai  dasar pembentuk kontur dan surface tiga  dimensi.  Pada  titik  perpotongan  antara  garis  vertikal  dan  garis  horizontal disimpan nilai  Z yang berupa kedalaman masing-masing tanah yang diteliti.   Hasil dari pengolahan data ini menghasilkan 4 sebaran  lapisan dibawah permukaan tanah beserta dengan tinggi dan kedalamannya, yaitu, soft layer,  moderately layer,  compact layer dan  stif layer.  Pada sebaran lapisan  tanah lunak  (soft layer)  didapat angka kedalaman  berkisar antara  0,2  m sampai  dengan  15,4  m,  lapisan    tanah sedang (moderately  layer)  terdapat  pada  kedalaman   I,2  m sampai  dengan  20  m.  Pada Sebaran lapisan tanah padat (compact  layer)   terdapat pada kedalaman 2  m sampai dengan  17,6  m sedangkan  pada  sebaran  lapisan  tanah    sangat  keras (stif layer) terdapat  pada  kedalaman  2,2  m  sampai  dengan  20  m.    Pada  penelitian  ini  telah didapat hasil bahwa terdapat beberapa lapisan tanah keras dengan daya dukung yang tinggi  kawasan Neusu, Kampong  Atuek dan sekitaran Taman Sari.  Pada kawasan Lamprit dan Lambaro Skep banyak terdapat tanah lembek dengan daya dukung tanah rendah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120536</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-17 10:35:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-17 10:35:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>