<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120532">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN FISIK NORMALISASI SUNGAL PADA PIAS SUNGAI BERBELOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUCHTARRUDDINUR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai  yang  berbentuk  meander  adalah  sungai  yang  mempumyai  belokan  yang secara  teratur membentuk  fungsi  sinus  pada  bidang  datarnya.   Banyak  bagian-bagian  meander  sungai  yang dinonnalisasikan  dengan  cara  pelurusan  alur  sungai sehingga   timbul   masalah.   Penelitian   ini  dilakukan   untuk  melihat  perbandingan kecepatan  aliran  pada  bagian  meander  yang  dinormaJisasikan   sudut  masuk  dan sudut  keluar  belokan  sungai.  Mengingat  besarnya  biaya  dan  tingkat  kesukaran yang  tinggi  untuk  melakukan  pengukuran  langsung  di  lapangan  maka  dilakukan uji  model  yang dalam hal  ini  adalah  model  fisik. Model  fisik adalab  suatu  bentuk: tiruan  yang lebih kecil dari  prototipe.  Uji  model perlu dilakukan  untuk  menjawab permasalahan  kecepatan  aliran pada belokan sungai. Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui  karateristik  aliran  pada belokan  sungai  yang dinormalisasi  saat terjadi banjir  dengan  anggapan  bahwa  kecepatan  aliran dibelokan  rendah  dan  kecepatan aliran  pada  sungai   bagian   lurus  cepat.    Lingkup   penelitian   ini  yaitu   mengukur kedalaman   dan  kecepatan  aliran  pada  tampang  di  belokkan  dan  saluran  banjir Penelitian  ini dilakukan  pada model  sungai  dengan  model  skala tak distorsi n n = 70 yang  menggunakan   kesamaan  sebangun  geometrik dan kinematik  dengan  3 variasi  terhadap   sudut  masuk  (a) dan  sudut  keluar  (J3).  Debit  yang  digunakan adalah  debit  400m'/dt  dari  debit  banjir  model   Qo  =  1300m'/dt,  dimana  debit 900m'/dt  mengalir  lurus  saluran  dan 400m'/dt yang  masuk  ke floadway  sehingga debit   pada   model   sebesar   0,00976m'/dt.    Kedalaman    aliran   diukur    dengan menggunakan   benang  yang  diberi pemberat,  dan  kecepatan  aliran  diukur  dengan menggunakan  pelampung  dari gabus yang diberi  pemberat.  Data hasil  pengukuran ditampilkan  berupa  peta  kontur  yang  diperoleh   dengan menggunakan  program Surfer8 untuk  seluruh  kombinasi  sudut  masuk  dan  keluar  belokan  terhadap  rasio kecepatan   pada  belokan   terhadap   kecepatan   belokan   pada  pias  awaJ   sebelurn belokan. Hasil  yang diperoleh  adalah  nilai ratio kecepatan  tertinggi  berkisar antara 41%-46% diperoleh  dari  kombinasi  sudut a &gt; 90&quot; dan ~ &lt; 90.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120532</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-17 10:05:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-17 10:05:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>