ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL TIPE T (STUDI KASUS SIMPANG JL. SULTAN ISKANDAR MADA - JI. TGK. SYEEH MUDA WALI, BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL TIPE T (STUDI KASUS SIMPANG JL. SULTAN ISKANDAR MADA - JI. TGK. SYEEH MUDA WALI, BANDA ACEH)


Pengarang

MUTIA SARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101010126

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persimpangan JI. Sultan Iskan dar Muda dan JI. Tgk. Syech Muda Wali merupakan simpang T tanpa sinyal. Persimpangan ini merupakan salah satu persimpangan yang banyak dilalui oleh jenis kendaraan, hal itu dikarenakan oleh salah satu faktor letaknya yang berada dekat dengan pusat Kota Banda Aceh yaitu terletak di Kecamatan Baiturrahman sehingga berbagai macam aktifitas manusia sering kali menimbulkan gangguan pada lalu lintas. Oleh karena itu kinerja simpang perlu dievaluasi. Tujuan penulisan ini ada1ah menganalis is kinerja simpang tak bersinyal dengan menggunakan dua metode yaitu metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) dan Highway Capacity Manual (2000), kemudian dilakukan perbandingan perhitungan kinerja simpang dengan menggunakan kedua metode tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data yang diamati pada hari Senin 12 April 2010 dan Kamis 15 April 2010, yang dilrum pulkan adalah Data geometrik jalan, volume lalu-lintas kemudian diolah untuk mendapatkan nilai kapasitas, tundaan dan tingkat pelayanan jalan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah volume puncak terjadi pada hari Kami s 15 April 2010 pukul 18.00-19.00 sebesar 34S4 smp/jam sehingga diperoleh kapasitas sebesar 2254 smp/jam, dengan derajat kejenuhan 1,53 sehingga tingkat pelayanan berada pada tingkat pelayanan F. Sedangkan dengan metode HCM, delay yang didapat adalah 323 det/kend pada salah satu arah pergerakan minornya dan menempatkan simpang ini pada level Of Service (LOS) F. Karena tingkat pelayanan tidak sesuai dengan tingkat pelayanan rencana dianalisis kembali dengan berbagai alternatif. Dari perhitun gan didapat alternatif yang terbaik dilakukan dengan pelebaran badan jalan sekaligus dengan pengaturan manajemen lalu lintas yaitu pelarangan belok kanan pada Jalan Tgk. Syech Muda Wali, dengan hasil analisis diperoleh kapasitas 4109 smp/jam, tundaan lalu lintas simpang 9,88 det/smp dan derajat kejenuhan 0,839 sehingga hasil perbandingan rasio sesuai dengan yang disyaratkan MKJI0,8-0,9.


Kata kunci : Simpang, Kinerja, Level OfService (LOS).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK