<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120521">
 <titleInfo>
  <title>RASIO PRODUKTIVITAS ENERGI (EPR) DALAM MEMPRODUKSI BIODISEL DARI MINYAK SAWIT (STUDI KASUS PADA PTPN I. LANGSA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IWAN RAMADHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak  sawit  diproduksi  melalui  usaha  budidaya  sawit  dengan  produk panen Tandan   Buah  Segar   (TBS),   yang  selanjutnya  diolah  menjadi   Minyak  Sawit Mentah  (CPO).  CPO bisa digunakan pada  industri  bahan mentah  untuk bahan baku produk  kimia,  minyak goreng,  makanan  dan lain - lain.  Beberapa  negar penghasil  mimyak  nabati saat  ini,  telah menggunakannya  sebagai  bahan  baku pembuatan  biodiesel.   Ini adalah  campuran  senyawa  metil ester  asam  asam lemak yang diperoleh  melalui esterifikasi minyak  nabati dengan metanol.  Usaha pengadaan   bahan  baku  tentunya  terkait  pada   usaha  budidaya  pertanian  dan pengolahan  pasca  panen.   Usaha   &quot;Perkebunan  Energi&quot; seharusnya  memenuhi persyaratan  teknik-energetik dimana kandungan energi bahan bakar hayati yang dihasilkan  (elemen  output)  lebih  besar  dari jumlah  total segala  bentuk  energi berbasis fosil yang  dgunakani selama pembudidayaan  tanaman dan pengolahan pasca  panennya   (elemen  input).   Oleh  karena  itu  kelayakan  teknisnya  dapat ditentukan  oleh  besar  nilai  Rasio  Produktivitas  Energi  (EPR)  usaha tersebut. Perhitungan - perhitungan yang didasarkan pada data hasil survei lapangan  ke perkebunan  dan  pabrik  pengolahan  yang  ada  di  Tanjung  Seumantoh  (yang sebenarnya  dimaksudkan  untuk memproduksi bahan pangan)  dan dilengkapi  data literatur untuk pabrik biodiesel  menghasilkan nilai - nilai EPR yang  &gt; 2 untuk bahan baku  CPO  + PKO dan  EPR  &gt; 3 untuk CPO. Ini  menunjukkan  bahwa pembudidayaan  dan  pengolahan  sawit  untuk menghasilkan  energi  terbarukan (dalam  bentuk  minyak  sawit  dan  inti sawit)  secara  teknik      energetik  dapat dipertanggugjawabkan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Energi, produktivitas,  minyak sawit ,biodiesel</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120521</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 21:31:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 21:31:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>