<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120516">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN KINERJA DISTILATOR DAN EVAPORATOR TENAGA MATAHARI UNTUK MENGHASILKAN AIR BERSIH  DAN GARAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SURYANSAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses  penjemihan  air  berguna   bagi  masyarakat   terutama   yang   tinggal  di  daerah   pesisir pantai yang air tanahnya  mengandung  kadar garam  tinggi ataupun  di daerah  rawa-rawa  yang airnya  keruh  dan  tidak  layak dipergunakan.  Distilator berfungsi  untuk  memproduksi  garam rakyat yang sangat penting  sebagai  sumber  yodium/mineral dan merupakan salah satu  bahan aditif/penyedap  masakan.  Distilator juga  menghasilkan   produk  sampingan  berupa  air suling (distilat).  Peralatan   yang  dipergunakan   adaJah  satu  unit  alat  distilator     air  tipe  atap  yang bersambung  dengan  satu unit alat evaporator  yang dibuat dari  beton, sisi  bagian dalam  beton berwarna  hitam  dengan  dimensi  distilator 212  x 217 cm  dan dimensi  evaporator  212xI 04 cm.  Alat distilator  yang  dibuat  berbentuk  sebuah  kolam  air    dengan   ketinggian   air  pada distilator dan  evaporator sama  yaitu  0,34  cm.  Peogujian  yang  dilakukan  terhadap  distilator dan  evaporator   tenaga  matahari  yaitu  membandingkan  keefektifan  dari  unit distilator  dan evaporator  untuk  menghasilkan   garam.   Pengujian  juga   dilakukan   untuk  membandingkan efisiensi   unit  distilator   tanpa  penyemprotan   lapisan  tipis  air  dengan  penyemprotan   lapisan tipis air ke permukaan  kaca penutup untuk menghasilkan  distilat. Produksi air distilat terbesar diperoleh  pada  unit  distilator  yang  dialiri  dengan  lapisan  tipis  air.  Distilator  dengan  lapisan tipis  air  pada  tanggal  29 September  s/d  30   September  2007   menghasilkan    7897  liter  air (penelitian  selama 33 jam),  sedangkan  distilator  tanpa lapisan tipis air pada penelitian tanggal 3  November  s/d 4 November  2007 menghasilkan  7702  liter air (penelitian  selama  34 jam).&#13;
Produksi  garam  rata-rata  yang  dihasilkan  pada  alat  distilator yang  berisi  I0  liter air adalah 1420,7 gram sedangkan  produksi garam  rata-rata  yang dihasilkan  pada  alat evaporator yang berisi  4,9  liter  air  adalah  697,3  gram. Efisiensi  distilator  dengan  dan tanpa penyemprotan lapisan tipis air adalah  masing-masing 6,9% dan 4,6%  sedangkan  efisiensi  evaporator dalam menghasilkan garam adalah 4,2%.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Distilator, evaporator, distilat, garam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120516</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 20:48:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 20:48:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>