<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120502">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGGUNAAN MATERIAL DAUR  ULANG CAMPURAN BETON  ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLEND  55 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rachmad Yusuf</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring perkembangan  zaman, volume  lalu lintas terus bertambah  mengakibatkan kinerja perkersan jalan akan mengalami penurunan, sehingga diperlukan pemeliharaan.  Pemeliharaan  jalan  biasanya  dilakukan  dengan  menambah  lapisan baru  diatas  permukaan  jalan  lama  (overlay)  yang  dapat  menyebabkan   elevasi muka jalan  terus  bertambah,  sehingga  dapat  mengganggu   drainase,  ketinggian bahu  jalan,  kerb jalan,  dan  median.  Solusi  untuk  mengatasi  masalah  tersebut dengan cara mengupas  lapis permukaan  sebelum dilakukan  pelapisan baru. Untuk memanfaatkan  hasil  kerukan   tersebut   dilakukan   proses  rekonstruksi  material bekas   yang   kemudian   dicampur   dengan   aspal berkualitas  bagus   sehingga rnenghasilkan   campuran  dengan  kinerja  yang  baik.  Berdasarkan   permasalahan tersebut,  rnaka dilakukan  suatu penelitian yaitu  penggunaan  material daur ulang campuran   beton  aspal  menggunakan   Retona   Blend  55  terhadap   karakteristik Marshall.   Penelitian   ini   bertujuan  untuk   mengevaluasi   penggunaan   material bongkaran dengan mengkombinasikan penambahan  material baru untuk campuran lapisan  aus  permukaan  (AC-WC)  dengan  menggunakan  aspal  Retona  Blend 55 dan  aspal  Pen  60/70  sebagai  pembanding.  Variasi  penggunaan   material  bekas&#13;
terhadap  material  baru yaitu  100%  :    0%,  50%  :    50%,  dan  0%  :     100% dengan menggunakan  aspal  Retona  Blend  55.  Untuk  aspal  Pen  60/70  hanya  dilakukan pada  100% material baru. Dari hasil penelitian pada variasi penggunaan  material bekas terhadap  material baru menggunakan  aspal Retona Blend 55 dipeoleh KAO yaitu   pada    campuran    0%:100%   sebesar    6,35%.    Sedangkan   pada   variasi penggunaan  material bekas terhadap  material baru rnenggunakan  aspal Pen 60/70 diperoleh  sebesar  6, I 0%.  Hasil  ekstraksi  didapat  kadar  aspal  yang  ada  dalam material  bekas  adalah  4,6%.  Pada  evaluasi   parameter   Marshall  didapat   hasil campuran  dengan  variasi  100%:0% menggunakan  aspal  Retona  Blend  55 tidak memenuhi  persyaratan,  terutama  nilai  flow  dan  VIM.  Hal  ini  disebabkan  oleh agregat   dan  aspal  yang   terkandung   dalam   material   bekas   telah   mengalami perubahan sifat fisis dan kimianya.&#13;
&#13;
Kata  Kunci  :   Aspal  Retona  Blend  55.  Beton  Aspal  AC-WC,  Material  Bekas, Material Baru, Parameter Marshall&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120502</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 16:24:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 16:28:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>