Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP DEBIT DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH
Pengarang
CHANDRA ARJUNA PUTRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504101010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perubahan tata guna lahan adalah hal yang sering terjadi di daerah yang mobilitas dan kepadatan penduduknya sangat tinggi. Hal ini juga terjadi pada Kabupaten Aceh Besar dan Kola Banda Aceh yang berada pada Daerah Aliran Sungai Krueng Aceh. Terjadinya perubahan tata guna lahan menyebabkan terjadinya perubahan angka koefisien limpasan, hal ini sedikit banyaknya akan mempengaruhi perubahan debit pada suatu Daerah Aliran Sungai. Tujuan penelitian adalah ingin melihat sejauh mana hubungan yang ditimbulkan dengan adanya perubahan tata guna lahan terhadap debit Krueng Aceh. Metode menghitung debit sungai adalah Metode Melchior. Data-data yang diperlukan berupa data curah hujan, tata guna lahan, dan topografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tata guna lahan yang terjadi pada DAS Krueng Aceh, luas lahan sawah dan pertanian yang turun sebesar 27,55 % pada tahun 2006 dan turun sebesar 33,18 % pada tahun 2009, lahan pemukiman yang turun sebesar 15,2 % pada tahun 2006 dan turun sebesar 4,33 % pada tahun 2009, hutan yang naik sebesar 25,92 % pada tahun 2006 dan turun sebesar 17,67 % pada tahun 2009, serta lahan lain-lain yang naik sebesar 8,21 % pada tahun 2006 dan naik sebesar 39,97 % pada tahun 2009 menyebabkan terjadinya penurunan debit Krueng Aceh sebesar 2,75 % pada tahun 2006 (20-80 m'/dtk) dan 0,47 % (4-13 m'/dtk) pada tahun 2009. Perubahan debit sungai akibat perubahan tata guna lahan dianalisa dengan menggunakan regresi linier berganda, dimana debit banjir Y sebagai variabel tak bebas sedangkan luas lahan sawah dan pertanian ( X; ), pemukiman (X ), hutan (X ) dan luas lain-lain ( Xu ) sebagai variabel bebas. Hasil perhitungan koefisien korelasi parsial dari masing-masing penggunaan lahan adalah RYXI = 0,938; RYX2
= 0,999; RYX3 = 0,651; dan RYX4 = 0,685. Dari nilai koefisien korelasi parsial dapat terlihat bahwa tata guna lahan yang paling memiliki hubungan yang erat terhadap debit adalah pemukiman, sawah dan pertanian dan hutan.
Kata kunci : Tata guna lahan, debit, Melchior.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP DEBIT BANJIR DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG TAMIANG (ZULHAN YASIR, 2024)
STUDI PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP DEBIT DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH (CHANDRA ARJUNA PUTRA, 2024)
PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP HIDROGRAF BANJIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG PASE KABUPATEN ACEH UTARA (RAHMAWATI, 2019)
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KETERSEDIAAN AIR DAN BANJIR DAS KRUENG MEUREUDU (Netty Herissandy, 2025)
KAJIAN SPASIAL PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KONDISI MORFOLOGI SUNGAI PADA DAS KRUENG KLUET KABUPATEN ACEH SELATAN (FITRI ZAITUN NURNALISA, 2021)