Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP SIFAT PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG DESA COT RUMPUN MONTASIK
Pengarang
YUSRIL MAHENDRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0104101010147
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pada suatu perencanaan konstruksi, tanah sebagai tempat atau bahan konstruksi diharuskan memiliki sifat dan karakter yang sesuai dengan persyaratan. Banyak hal yang hams diperhatikan terutama bila tanah tergolong ke dalam tanah kohesif yang sangat rentan terhadap air. Dalam keadaan kering tanah akan menyusut, keras dan kuat, sebaliknya pada kondisi basah akan mengembang, plastis dan sangat lemah. Keadaan ini sangat merugikan yang dapat menyebabkan konstruksi jalan yang berelombang, penurunan pondasi yang berlebihan dan retak serta pecah pada konstruksi ringan seperti lantai dan saluran. Oleh karena itu penelitian mengenai sifat dan karakter tanah harus dilakukan guna mendapatkan metode untuk menstabilisasi tanah sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mencari bahan alternatif dengan variasi optimal untuk menstabilisasi sifat peogembangan tanah lempung. Berdasarkan aktifitas tanahnya, unsur penyusun tanah ini adalah illite. Menurut AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials) tanah ini digolongkan kedalam kelompok A-7-6 dan menurut USCS ( Unified Soil Classification Sistem) termasuk golongan CH yang keduanya diperoleh berdasarkan uji sifat fisis. Variasi penambahan abu cangkang kelapa sawit adalah 0%, 5%, 10% dan 15% berdasarkan berat kering tanah. Pengujian meliputi free swelling test dan swelling pressure test dengan menggunakan benda uji yang merupakan hasil standard proctor test pada kondisi optimum moisture content (OMC) dan OMC-5%. Pada kondisi OMC-5% dengan penambahan 15% abu cangkang kelapa sawit,
didapati penurunan persentase pengembangan sampai dengan 50,983% dan penurunan tekanan pengembangan sebesar 35,816%. Stabiiisasi dengan bahan ini sangatlah efektif untuk memperbiki sifat pengembangan tanah yang disebabkan reaksi kation senyawa kimia abu cangkang kelapa sawit yang menambah derajat hidrasi dan semeotasi pada tanah serta sebagai filler yang mengisi pori tanah.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNGRNDESA COT RUMPUN MONTASIK (BUNYAMIN Z, 2024)
PENGARUB PENAMBAHAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT GESER TANAH LEMPUNG DESA COT RUMPUN MONTASIK (TAUFIK, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN ABU TEMPURUNG KELAPA TERHADAP PERILAKU PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG MONTASIK (Rifki Hidayat, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP SIFAT PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG DESA COT RUMPUN MONTASIK (YUSRIL MAHENDRA, 2024)
PENGARUH STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT (PALM OIL FUEL ASH) (Rahmat Hidayat, 2026)