<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120475">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR  YANG MENGAKIBATKAN TERJADINYA KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI DI BANDA ACEH (STUDI KASUS TERHADAP MANAJER PROYEK DI BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chairiah Amalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  berjudul  Faktor  Yang  mengakibatkan  Terjadinya Keterlambatan   Proyek   Konstruksi   Di   Banda   Aceh   (Studi   Kasus   Terhadap Manajemen Proyek Di Banda Aceh).  Penelitian ini bertujuan  menemukan  faktor yang  berpengaruh  sebagai  penyebab  keterlambatan,  dengan  maksud  agar proses perencanaan   dan  penjadwalan  proyek  kontruksi  dapat  dilakukan  dengan  lebih lengkap dan cermat, sehingga keterlambatan  sedapat mungkin dihindari atau  dikendalikan. Keberhasilan melaksanakan  proyek konstruksi tepat pada waktunya adalah salah satu tujuan terpenting,  baik bagi pemilik, kontraktor  dan manajemen proyek.  Jika pelaksanaan  proyek  tidak  selesai  tepat pada  wak:tunya atau   terjadi keterlambatan dalam pelaksanaannya  maka hal ini akan merugikan  pemilik, kontraktor, manajer proyek dan  personil-personi yang terkait didalam struktur organisasi manajemen  proyek, yang akan berpengaruh  terhadap  pelaksana  proyek konstruksi tersebut. Keterlambatan adalah sebuah kondisi yang sangat tidak dikehendaki,  karena  akan   sangat  merugikan  kedua  belah  pihak  dari  segi  waktu dan biaya. Data yang penulis gunakan berupa data primer dan  data sekunder, data primer   meliputi   karakteristik   responden    dan   kuisioner   seperti   pertanyaan - pertanyaan   kepada responden berupa aspek perencanaan dan penjadwalan berilai 0,6628,  aspek  lingkup  dan  dokumen  pekerjaan   (kontrak)  bernilai  0,7816,  aspek sistim organisasi,  koordinasi dan komunikasi bernilai 0,701, aspek kesediaan/penyediaan   sumber  daya  bernilai  0,624,  aspek  sistim  inpeksi  kontrol dan evaluasi pekerjaan bernilai  0,7278, aspek  lain-lain (aspek  diluar kemampuan pemilik  dan  kontraktor)  bernilai  0,707,  sedangkan  data  sekunder  berupa  data mengenai jumlah  responden sebanyak  30 manajer  proyek pada proyek konstruksi yang dilaksanakan dari tahun Anggaran 2007 sampai  tahun 2008 di Banda Aceh. Pengolahan data menggunakan perhitungan statistik dengan komputerisasi yang memakai   analisis   reliabilitas,   variansi   dan  uji   F.   Dari  basil  pengolahan   data dengan  analisa  reliabilitas  diperoleh  angka  &gt;  0,6  yang berarti  kuisioner  handal sehingga pengolahan  data dapat  dilanjutkan  ke analisa  variansi  dan uji  F. Faktor dari  aspek lingkup dan dokumen pekerjaan (kontrak) merupakan faktor utama penyebab  terjadinya  keterlambatan  proyek   dengan  nilai  rata-rata  sebesar  3,749. Aspek ini  berisi 6 pertanyaan  dan sedangkan  nilai  alpha tertinggi adalah  0,7816  yaitu  dari aspek  lingkup  dan doumen  pekerjaan  (kontraktor),  aspek  lingkup  dan dokumen  pekerjaan  (kontrak)  ini   berisikan  6 variabel pertanyaan.  Untuk  analisis variansi  keseluruhan  kelompok faktor terjadinya  keterlambatan proyek   konstruksi&#13;
diperoleh  F = 3,645 dan  Fkritis = 3,765 sehingga  F &lt; Fkritis, Sedangkan  analisis&#13;
variansi dari masing-masing  faktor yang mengakibatkan  terjadinya keterlambatan proyek diperoleh F = 23,09 dan Fkritis =4,25  sehingga F &gt; Fkritis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ESTIMATES - BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>692.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120475</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 09:52:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 16:43:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>